CiriCara: 5 Ciri Pria Ingin Putus dari Pasangannya

by
December 16th, 2011 at 2:07 am

Apa sih yang akan dilakukan oleh seorang pria saat ia ingin putus dari pasangannya? Terang-terangan berselingkuh itu terlalu ekstrem dan tidak semua pria memilih langkah itu. Tetapi, terkadang tanpa sadar pria sudah memberikan isyarat bahwa ia ingin putus dengan pasangannya melalui tingkah lakunya.

Nah, ketika hal itu sudah mulai terjadi, sebaik Anda para perempuan tidak diam saja menunggu dia mengucapkan kata ‘putus’. Sebaiknya Anda cepat bertindak. Setidaknya, ada lima tanda awal yang bisa menjadi petunjuk bahwa Anda akan diputuskan oleh si dia.

1. Saat jalan bareng, ia mengajak juga teman-temannya
Ini kencan, atau karyawisata? Begitu mungkin pikir Anda ketika ia mengajak segerombolan teman-temannya saat janjian makan bersama Anda, tanpa memberitahu Anda. Boleh jadi, saat itu ia ingin mengirimkan sinyal tertentu pada Anda, bahwa ia tak lagi ingin berduaan saja dengan Anda.

2. Melakukan makeover habis-habisan
Orang yang selingkuh seringkali tiba-tiba jadi ingin terlihat beda, begitu kata Lisa Daily, penulis buku Stop Getting Dumped!. Misalnya, biasanya ia bergaya preppy look, namun suatu ketika ia terlihat lebih berantakan. Ketika hubungan yang mereka jalani terasa tidak menyenangkan lagi, mereka juga akan rajin berolahraga, atau membeli baju-baju baru, karena mereka ingin membuat banyak perempuan terkesan. Jika pria yang awalnya bersikap kasual, tiba-tiba rajin merawat diri, kemungkinan ia ingin mencari kekasih baru pengganti Anda.

3. Jadi sensi
Misalnya saja, ketika Anda bertanya apa rencananya akhir pekan nanti, ia menjawabnya dengan gusar, “Kenapa sih, nanya-nanya?” Saat Anda berkeluh-kesah tentang atasan Anda, eh… si dia malah membelanya!

Nah, itu sudah menunjukan kalau dia sudah tidak peduli dengan Anda. Cara itu ia gunakan agar Anda bisa merasa kesal padanya dan kemudian minta putus. Ya, itulah yang diharapkan si dia dari Anda.

4. Sering ingkar janji
Bila sebelumnya Anda ada dalam prioritasnya, mendadak kini ia sering melupakan janjinya atau tiba-tiba membatalkan pertemuan dengan Anda. Dia juga makin pintar membuat alasan untuk menghindari Anda. Alasan-alasannya membuat Anda sempat bertanya-tanya, mengapa ia jadi sedikit berubah. Tetapi ketika Anda sadar bahwa semua alasan tersebut hanya dibuat-buat, semuanya sudah terlambat. Ia sudah pergi meninggalkan Anda.

Ia juga menjadi sulit dihubungi, dan baru merespons SMS atau email Anda sehari sesudah Anda mengirimkannya. Padahal biasanya ia langsung akan membalas missed call atau instant messenger dari Anda.

5. Menghindari topik masa depan
Pria bukan mahluk yang mudah mengekspresikan perasaannya. Ketika ia mulai kehilangan rasa cintanya, ia bisa menjelma menjadi orang yang pesimistis. Berhati-hatilah bila ia mulai sering bertanya, “Menurut kamu ada yang salah nggak dengan hubungan kita?” atau “Mungkin aku bukan orang yang tepat untuk kamu.”

Sebaliknya, ia juga mencoba untuk mengalihkan topik tentang rencana Anda berdua di masa depan yang Anda lontarkan. Misalnya, kemana Anda akan tinggal setelah menikah.

Jika salah satu dari lima hal ini mulai menjadi kenyataan, sebaiknya Anda mulai berbicara dengan pasangan. Katakan bahwa Anda ingin mendengar apa saja yang ia pikirkan. Hindari nada suara yang menghakimi, agar ia mau terbuka. Kadang-kadang hanya dengan membiarkannya menuangkan uneg-unegnya saja sudah cukup membuatnya lega.

Comment di sini