Menguap Berlebihan Bisa Jadi Itu Gejala Penyakit

by
January 5th, 2012 at 8:38 am

Setiap orang baik wanita atau pria pasti pernah menguap dalam hidupnya. Menguap bisa menjadi tanda kalau kita merasa bosan, lelah atau mengantuk. Namun jika menguap terlalu sering dan berlebihan apakah itu normal?

Menguap adalah salah cara yang digunakan tubuh untuk mendinginkan otak yang kepanasan. Ketika seseorang menguap, udara dari lingkungan akan masuk melalui saluran pernapasan. Temperatur udara yang lebih dingin akan diteruskan oleh aliran darah menuju otak yang kepanasan karena terlalu lama bekerja, sehingga terjadi pertukaran panas.

Namun bila menguap terjadi secara berlebihan, maka Anda perlu waspada dengan beberapa gangguan kesehatan, seperti dilansir Livestrong, Kamis (5/1/2012):

1. Gangguan tidur
Menguap adalah respon alami ketika tubuh merasa lelah. Namun menurut National Institutes of Health, jika menguap terlalu sering itu mungkin tanda adanya gangguan tidur, seperti insomnia, sleep apnea dan narkolepsi. Kondisi ini dapat menghambat Anda mendapatkan tidur malam yang nyenyak dan menyebabkan lelah di siang hari, sehingga sulit untuk berkonsentrasi.

2. Kelainan irama jantung
Jika pasokan darah dan oksigen ke otak tidak cukup, Anda dapat mengalami pingsan yang disebut ‘syncope’. Kondisi ini bisa menjadi konsisi sementara, yang terjadi ketika Anda berdiri terlalu lama, berdiri terlalu cepat, dalam keadaan stress atau tidak enak badan. Namun, juga dapat berarti bahwa Anda memiliki masalah jantung.

Tinggi atau rendahnya tekanan darah dan kelainan irama jantung juga dapat membatasi aliran darah ke otak. Dengan kondisi lain, jika otak Anda tidak mendapatkan darah dan oksigen yang dibutuhkan, Anda dapat mengembangkan gejala-gejala seperti menguap berlebihan.

3. Diseksi aorta
Diseksi aorta merupakan robeknya dinding aorta, yaitu arteri utama yang membawa darah dari jantung. Kondisi ini bisa diwariskan atau bisa karena penyakit seperti tekanan darah tinggi dan penyakit arteri koroner,  yang keduanya menempatkan ketegangan pada dinding arteri.

Kondisi ini juga bisa menyebabkan napas pendek dan lelah yang dapat berkonstribusi pada menguap berlebihan. Jika Anda menguap berlebihan disertai dengan kesulitan bernapas, berkeringat, denyut nadi tidak teratur, nyeri dada atau tanda-tanda peringatan lain dari serangan jantung atau stroke, Anda harus mencari perhatian medis.

Comment di sini