CiriCara: 5 Cara Salah Dalam Mendidik Anak

by
February 24th, 2012 at 2:40 am

Setiap orangtua tentu ingin memberikan yang terbaik untuk anaknya. Tapi terkadangan, apa yang mereka lakukan justru berakibat buruk buat anak. Kekeliruan seperti inilah yang belakangan sering terjadi dan dilakukan oleh banyak orangtua.

Mendidik anak dengan cara keras dan tegas itu tidak baik. Tapi mendidik anak dengan cara memanjakannya setiap hari juga bisa berakibat buruk pada masa depannya. Agar Anda tidak keliru saat mendidik anak, Anda harus tahu mana cara yang benar dan yang salah.

Berikut ada 5 cara mendidik anak yang salah. Sebaiknya buang cara ini jauh-jauh dari kehidupan Anda dan anak Anda. Langsung saja simak baik-baik penjelasan berikut ini.! :)

1. Tidak ada waktu
Alasan Anda terlalu sibuk di kantor menjadi penyebab Anda tidak ada waktu untuk berkumpul bersama anak. Padahal masa anak-anak adalah masa yang paling membutuhkan orangtua untuk menjadi panutan mereka.

Cobalah untuk menyempatkan waktu berkumpul dan mengobrol bersama anak Anda mulai dari sekarang. Dengan begitu Anda akan tahu kegiatan apa yang dia lakukan di sekolah dan masalah apa yang sedang dia hadapi. Anda juga berkesempatan untuk memberinya nasehat.

2. Terlalu royal memberi hadiah.
Memberi hadiah yang mahal dan mewah kepada anak hanya akan membentuk karakter anak menjadi manja dan royal. Memberi hadiah memang tidak salah, asal dibarengi dengan prestasi si anak di sekolah.

Lebih baik katakan kepada si anak, Anda akan memberikan dia hadiah jika dia bisa menjadi juara kelas. Ini lebih mendidik dibanding dengan memberi hadiah secara cuma-cuma.

3. Membanding-bandingkan.
Banyak orangtua yang membandingkan anak mereka dengan orang lain, saudara, teman atau teman sekelas. Ketahuilah kondisi itu hanya akan membuat anak semakin merasa tidak layak. Anda perlu tahu bahwa kemampuan setiap anak itu berbeda, jadi berusahalah untuk memberinya motivasi dan dukungan terhadap potensi yang ada padanya.

4. Terlalu dibebani.
Anak juga butuh waktu untuk istirahat. Kegiatan yang padat usai sekolah seperti les, kursus dan lainnya sudah membebani mereka. Jadi biarkan anak Anda istirahat, mungkin bisa dengan cara bermain sejenak atau tidur siang.

5. Terlalu menuntut.
Terkadang ambisi orangtua kepada anak terlalu berlebihan. Memikirkan ujian nasional saja sudah menjadi beban tersendiri pada anak. Apalagi jika Anda menuntut si anak untuk mendapatkan nilai yang bagus. Cara seperti ini hanya akan membuat beban pikiran pada anak akan meningkat dan bisa saja si anak menjadi stress.

Lebih baik Anda percayakan saja pada kemampuan si anak. Selama dia mau berusaha dengan belajar, Anda tidak perlu menuntutnya macam-macam, karena itu semua sudah cukup berat untuknya.

Orangtua hanya berkewajiban untuk mengarahkan anak bukan mengaturnya. Jadilah orangtua yang selalu mendukung anak selama itu masih baik untuknya. ;)

Comment di sini