CiriCara: Cara Mencegah Bayi Terlahir Cacat

by

Rasa bahagia bercampur khawatir dirasakan banyak pasangan menjelang kelahiran sang buah hati. Apalagi kesalahan saat masa hamil bisa saja berakibat buruk buat sang buah hati. Akankah dia terlahir dengan fisik yang sempurna atau malah cacat?

Merasakan hal seperti itu adalah hal yang wajar. Sebab banyak hal bisa terjadi pada masa kehamilan yang bisa menyebabkan bayi terlahir cacat. Karenanya menjaga kondisi janin untuk tetap sehat selama masa hamil menjadi faktor yang sangat penting agar bayi lahir sempurna.

Ada beberapa faktor penyebab bayi lahir cacat, mulai dari faktor lingkungan dan faktor keturunan. Tapi tenang, ada kok caranya mencegah bayi terlahir cacat. Mau tahu apa saja caranya? Langsung saja simak cara mencegah bayi terlahir cacat berikut ini:

1. Meminum obat dengan seizin dokter.
Kondisi badan ibu hamil biasanya memang lemah dan seringkali membutuhkan obat-obatan. Perlu Anda ingat, sebaiknya hindari meminum obat-obatan tanpa seizin dokter apalagi minum obat warungan. Karena meminum obat sembarang itu sama saja memasukan zat kimia ke dalam tubuh yang bisa mengganggu perkembangan janin. Lebih baik periksa ke dokter saat Anda atau istri Anda merasa tidak enak badan.

2. Selalu senang dan santai.
Menginjak usia kehamilan yang semakin tua, pada umunya sang ibu akan mengalami ketegangan emosional yang semakin tinggi. Hal ini menyebabkan ibu hamil mengalami ketegangan emosi, reaktif dan mudah tersinggung. Meski sulit untuk dihindarkan, namun tidak ada salahnya jika diusahakan untuk tetap senang dan santai. Biasanya hal ini perlu melibatkan si suami atau orangtua agar ibu hamil ini tidak emosi.

Karena emosi pada ibu hamil bisa mengakibatkan gangguan pada janinnya. Akibat goncangan emosi ini, biasanya akan mengakibatkan anak terlahir dengan berat badan yang kurang dibanding dengan panjangnya. Jika kegoncangan psikis ibu terjadi pada bulan pertama kehamilan, biasanya anak akan terlahir dengan memiliki gangguan mental yang kurang normal. Jadi, usahakanlah untuk membuat ibu hamil selalu senang dan santai.

3. Jangan percaya takhayul.
Selama kehamilan, jangan percaya takhayul, terutama yang berhubungan dengan kehamilan. Ibu hamil yang sangat percaya dengan takhayul akan mempengaruhi instabilitas hormonal yang akan merembet ke arah perubahan psikis. Setelah psikis goncang, maka akan merembet ke arah janin yang dikandungnya.

4. Hindari sikap menolak janin dalam rahim.

Biasanya hal ini dilakukan oleh pasangan yang tidak menghendaki kehamilan tersebut entah itu karena hamil di luar nikah atau yang lainnya. Sikap penolakan selama kehamilan akan berpeluang terhadap kecacatan sikap dan perilaku anak kelak dalam hidupnya. Sebab, dengan adanya sikap penolakan maka akan berpengaruh terhadap cara pengasuhan yang semena-mena.

Ingat, anak adalah anugerah tuhan yang harus dijaga. Apapun alasannya, anak berhak untuk hidup dan menikmati hidupnya. Jadi, jangan biarkan hidup anak hancur hanya karena ulah dari orangtuanya. :)


comments powered by Disqus

Leave a Reply