Ini Dia 5 Fakta Cokelat Untuk Kesehatan

by
March 14th, 2012 at 7:08 am

Cokelat memang menjadi salah satu makanan yang disukai banyak orang, termasuk wanita. Rasanya yang manis membuat banyak orang ketagihan dengan cokelat. Tapi, konon cokelat juga bisa menambah efek nyaman dan bisa membuat orang jadi lebih sehat. Benar kah?

Sebagai penggemar cokelat, kamu juga harus tahu fakta mengenai cokelat khususnya dalam hal kesehatan. Apakah cokelat ini benar-benar baik untuk tubuh manusia atau justru malah merugikan?!

Berikut lima fakta cokelat untuk kesehatan:

1. Meningkatkan energi saat olahraga.
Sebuah studi yang melakukan penelitian dengan membandingkan efek sport drinks dengan susu cokelat pada daya tahan atlet ternyata membuktikan bahwa atlet jadi lebih bertenaga karena meminum susu cokelat. Susu cokelat terbukti mampu meredakan nyeri otot setelah sesi sprints sama efektifnya dengan sports drinks, dan memberikan energi bagi atlet untuk melakukan sesi daya tahan hari berikutnya.

2. Menstruasi tidak menyebabkan ngidam cokelat.
Banyak yang mengatakan kalau menstruasi bisa menyebabkan wanita ngidam cokelat. Namun berdasarkan keterangan seorang peneliti dari University of Pennsylvania, menstruasi tidak menyebabkan ngidam cokelat.

Penyebab banyak wanita ingin mengkonsumsi cokelat saat menstruasi itu disebabkan karena cokelat dirasa bisa menyembuhkan rasa sakit akibat menstruasi tersebut. Jadi, tidak ada kaitannya menstruasi dengan ngidam cokelat.

3. Bukan untuk penahan kantuk.
Meski cokelat dinyatakan mengandung kafein, namun cokelat tidak bisa digunakan untuk penahan kantuk. Sebab kandungan kafein pada cokelat itu sangat kecil. Cokelat murni sebanyak 28 gr mengandung sekitar 20 mg kafein, sedangkan 28 gr cokelat susu mengandung sekitar 5 mg kafein. Bandingkan dengan kopi yang mengandung sekitar 100 mh kafein, cokelat masih belum ada apa-apanya. Jadi, asumsi cokelat bisa digunakan untuk penangkal kantuk itu hanya mitos. :)

4. Tidak buruk untuk gigi.
Banyak yang mengatakan kalau cokelat bisa menyebabkan gigi berlubang. Padahal, kenyataannya justru sebaliknya. Theobromine, molekul organik yang terdapat pada kakao, ternyata dapat membantu menguatkan enamel gigi, demikian menurut penelitian dari Tulane University. Namun, theobromine ini tidak terlalu besar pada chocolate bar (cokelat yang sudah diolah), karena kandungan gula dan susunya akan menetralkan theobromine.

5. Mengandung flavonoids.
Flavonoids adalah sejenis fitokemikal, yang terdapat dalam cokelat secara alami. Flavonoids dapat mendorong efek antioksidan, antiperadangan, dan pelindung sel. Mengkonsumsi makanan yang mengandung flavonoid dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Jadi, cokelat juga baik untuk kesehatan jantung.

Nah itulah fakta cokelat yang berkaitan dengan kesehatan. Tapi, meskipun demikian mengkonsumsi cokelat secara berlebihan tetap tidak baik. Jadi, konsumsilah cokelat secukupnya saja. Ok! ;)

Comment di sini