Indonesia Peringkat 1 Dunia Urusan Download Situs Porno

by
March 19th, 2012 at 2:43 am

Kali ini Indonesia berhasil menjadi negara peringkat satu dunia. Namun sayang, prestasi ini justru diperoleh Indonesia dalam hal yang negatif. Dimana Indonesia tercatat sebagai negara yang paling banyak pengunduh dan pengunggah situs porno.

Indonesia bertengger di peringkat teratas dunia dengan mayoritas pengunduh dan pengunggah situs porno yang masih berusia remaja, yakni pelajar SMP dan SMA. Hal ini sangat memprihatinkan mengingat generasi remaja inilah yang akan menjadi pemimpin bangsa selanjutnya.

Pertengahan Januari lalu, Indonesia masih menduduki urutan ketiga setelah China dan Turki, Saat itu, Dirjen Informasi Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) Freddy H Tulung mengklaim semula Indonesia peringkat dua dan menjadi peringkat tiga setelah pihaknya melakukan pemblokiran situs porno.

“Setelah Kemenkominfo menerapkan pemblokiran situs porno, peringkat itu turun satu tingkat menjadi peringkat ketiga,” klaim Freddy.

Kenaikan peringkat Indonesia dalam akses situs porno yang drastis ini menarik perhatian Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI menilai Kemenkoinfo tidak serius bekerja, padahal sebelumnya mereka mengklaim telah melakukan pemblokiran situs porno.

“Tidak disediakannya dana secara cukup dalam perencanaan anggaran tahunan oleh menteri bersangkutan menunjukkan menteri dan jajarannya tidak serius menangani bahaya pornografi,” kata Wakil Sekjen MUI Pusat Tengku Zulkarnaen.

Zulkarnaen merasa khawatir dengan bahaya dari situs porno tersebut terutama di kalangan pelajar. Apalagi berdasarkan data yang dikutip dari dinas kesehatan setempat, Jumri, mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPAI) Kalimantan Selatan, menyebutkan adanya peningkatan kasus sek bebas di kalangan remaja Kota Banjarmasin.

Tercatat angka persalinan usia melonjak dari 50 kasus pada 2010 menjadi 135 kasus pada 2011. Kasus kehamilan tidak diinginkan juga naik dari 35 kasus menjadi 220 kasus. Ini adalah jumlah yang memprihatinkan.

Sementara itu, Humas Kemenkominfo Gatot Dewabrata hanya bisa mengakui pemblokiran situs porno saat ini masih lemah. Menurutnya pemblokiran ini masih bisa ditembus. “Belum pernah ada operator dapat memblokir 100% situs porno,” jelas Gatot.

Namun menurut Umar, meski pemblokiran tidak bisa 100%, jika memang serius melakukan pemblokiran pasti Indonesia tidak akan berada diperingkat satu. “Tidak pun diblokir 100%, seberapa pun maksimal yang bisa diblokir, kebocorannya pasti tak bisa menempatkan negeri kita peringkat satu dunia!,” tegas Umar.

Sementara itu, Umar juga meminta orangtua dan pihak polisi tetap waspada dalam mengawasi remaja di rumah dan di warnet. Karena akses situs porno itu mayoritas dilakukan oleh para remaja usia SMP dan SMA.

Mau jadi apa negeri ini jika generasi mudanya sudah seperti ini? hemss… :(

Comment di sini