Ternyata Serangga Tomcat Bermanfaat Bagi Petani

by
March 20th, 2012 at 6:48 am

Wilayah metropolitan Surabaya dan sejumlah daerah baru-baru ini dikabarkan mendapat serangan wabah serangga Tomcat yang berbahaya. Serangga jenis kumbang Paederus ini meresahkan warga masyarakat karena bisa menyebabkan dermatitis atau iritasi kulit. Namun, tahukah kamu kalau serangga Tomcat ternyata bermanfaat bagi petani?

Haris Sutrisno, seorang ahli serangga dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkapkan serangga Tomcat sesungguhnya adalah sahabat para petani karena termasuk jenis Paederus yang berguna untuk mengusir hama seperti wereng. Wereng merupakan mangsa bagi serangga Tomcat.

Haris mengatakan serangan yang dikatakan sebagai wabah Tomcat itu hanya merupakan tindakan mempertahankan diri dari ancaman musuh. Tomcat sebenarnya tidak bermusuhan dengan manusia. Jadi, mungkin ada kegiatan manusia yang mengganggu aktivitas Tomcat di sana.

Di kota metropolitan seperti Jakarta dan Surabaya, serangga Tomcat biasa hidup di daerah yang masih ada pepohonan atau tanamannya seperti taman-taman kota.

Ciri-ciri serangga Tomcat seperti yang diungkapkan oleh Haris salah satunya adalah cara terbang yang tidak seperti serangga lainnya. Tomcat terbang dengan tubuh yang “berdiri”, tidak menelungkup. Sayapnya pun tidak menutupi seluruh badannya, berbeda dengan serangga yang biasa kita temui.

Warga yang digigit oleh serangga Tomcat biasanya akan mengalami gatal-gatal. Apabila parah, kulit bisa melepuh seperti korban dari Surabaya. Namun, warga diharapkan tidak panik menghadapi serangan Tomcat ini karena racunnya tidak mematikan.

Haris memberikan resep untuk mengobati gigitan Tomcat, yaitu dengan mengoleskan salep Acyclovir 5 persen. Salep ini bisa didapatkan di apotik-apotik.

Kulit yang tergigit bisa dicuci dengan air sabun antiseptik untuk pertolongan pertama. Untuk mencegah Tomcat menggerayangi rumah, semprotan anti serangga bisa digunakan.

Comment di sini