Mengenal Serangga Tomcat Lebih Dekat (Video)

by
March 24th, 2012 at 9:20 am

Serangan wabah serangga Tomcat di Indonesia belum berakhir, bahkan semakin mengganas. Serangga yang semula hanya ditemukan di Surabya ini ternyata muncul juga di beberapa wilayah lain khusunya di Pulau Jawa.

Selain Indonesia, Tomcat atau Rove Beetle alias Semut Semai/Semut Kayap juga pernah menyerang sejumlah negara lain termasuk negeri jiran Malaysia. Waktu itu masyarakat pun heboh seperti yang kini sedang terjadi di Indonesia.

Banyaknya orang yang tidak mengetahui tentang racun Tomcat, termasuk kadar dan cara penyebarannya menjadi salah satu faktor membeludaknya laporan soal warga yang terjangkit wabah Tomcat. Sebagian besar orang Indonesia mungkin belum begitu familiar dengan serangga ini kecuali para petani yang selalu terbantu atas kehadiran serangga pembasmi hama ini dan warga Bekasi yang pernah terkena serangan gerombolan serangga Tomcat tahun 2011 lalu.

Untuk mencegah racun Tomcat mengenai kulit, kita wajib mengetahui bagaimana ciri-ciri serangga ini. Bernama ilmiah Paederus littoralis, Tomcat merupakan salah satu serangga yang telah hidup sejak zaman dinosaurus kira-kira 200 juta tahun silam.

Selain lewat sentuhan langsung, racun Tomcat juga bisa menginfeksi kulit apabila pakaian, handuk, sprei, sarung, ataupun benda lain di rumah pernah dilewati oleh serangga ini sambil mengeluarkan racun dan kemudian kita kenakan.

Apabila kamu mengalami gejala awal terkena racun Tomcat seperti kulit gatal-gatal dan panas, jangan diberi odol, balsem, bedak, atau minyak kayu putih. Cukup cuci dengan air dan sabun dan kemudian oleskan salep khusus yang bisa dibeli di apotik.

Bagi kamu yang belum pernah melihat serangga Tomcat secara langsung, simak video Tomcat berikut ini agar apabila nanti menemukan serangga semacam ini bisa langsung mengambil tindakan yang aman, yaitu dengan tidak menyentuhnya secara langsung.