Fesbuker Indonesia Juga Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

by
March 27th, 2012 at 2:39 pm

Nampaknya rencana pemerintah untuk menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sudah sangat meresahkan masyarakat. Ratusan massa yang menamakan diri sebagai ‘Fesbuker Indonesia’ juga akhirnya melakukan aksi demonstrasi menolak rencana kenaikan harga BBM. Mereka menganggap opsi tersebut hanya akan membuat masyarakat bertambah miskin.

Sekitar ratusan massa ‘Fesbuker Indonesia’ terlihat melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR-MPR. Mereka menilai kebijakan rezim Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut hanya akan menyengsarakan masyarakat.

“Dengan naiknya harga BBM, akan sangat menyengsarakan rakyat. Kebijakan SBY tersebut salah besar,” kata Koordinator Fesbuker Indonesia, Emma, di depan Gedung DPR, Selasa (27/3//2012) seperti yang dikutip dari pesatnews.com.

Menurut Emma, kenaikan harga BBM ini akan mempengaruhi harga sejumlah barang terutama harga barang pokok seperti sembako. Jika hal ini dibiarkan, tentunya masyarakat kecillah yang akan menjadi korban dari keganasan kenaikan harga BBM.

Rezim SBY, jelas Emma, enggan disebut neoliberal. Namun ironisnya hampir semua kebijakan ekonomi dan politiknya sangat neoliberal. Agar kebijakan neoliberalnya tidak dianggap neoliberal, maka rezim SBY membumbuinya dengan argumentasi yang seolah-olah populis. Padahal, sebagian besar argumennya tersebut adalah kebohongan besar.

Berdasarkan hal itu, Fesbuker Indonesia secara tegas menolak rencana kenaikkan harga BBM tanpa terkecuali. Mereka juga meminta pemerintah segera melakukan rasionalisasi migas, pertambangan oleh perusahaan asing dan harus menguntungkan sebesar-besarnya bagi bangsa Indonesia.

Fesbuker Indonesia juga tidak segan meminta Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono untuk mengundurkan diri jika rencana kenaikan harga BBM tetap diterapkan. Hal itu sesuai dengan tulisan “TOLAK KENAIKAN HARGA BBM !!! Atau TURUNKAN SBY – BOEDIONO !!!” yang terpampang di sebuah sepanduk yang dipasang di pagar.

Sebelumnya sejumlah aktivis dan massa buruh juga dikabarkan akan melakukan aksi demo besar-besaran pada Selasa (27/3/2012) ini. Mereka menolak kenaikan harga BBM yang semula Rp 4.500 menjadi Rp 6.000 per liter.

Sementara itu, opsi pemerintah untuk menaikan harga BBM nampaknya tetap akan dilaksanakan. Dengan alasan menghemat anggaran APBN, pemerintah akan menaikkan harga BBM per April mendatang.

Comment di sini