Air Rebusan Mi Instan Harus Dibuang?

by
March 28th, 2012 at 8:54 am

Mi instan adalah makanan yang mudah dibuat, mudah ditemukan, dan cepat untuk disajikan. Makanan ini juga menjadi makanan favorit banyak orang. Selain mudah dibuat, rasa mi instan juga enak. Tapi apa benar air rebusan mi instan itu berbahaya?

Banyak orang yang mengatakan kalau air rebusan mi instan harus dibuang. Pasalnya air tersebut berbahaya bagi kesehatan manusia. Air rebusan mi instan yang keruh ditengaraih mengandung bahan kimia dari mi instan yang larut saat direbus. Itulah sebabnya banyak orang yang memilih membuangnya.

“Namun yang paling berbahaya adalah adanya kandungan bahan pengawet, MSG (monosodium glutamat), dan bahan pewarna makanan yang ada di dalam mi instan,” ungkap dr Patricia Wijaya, dokter ahli kecantikan dari Beauty Inc. kepada Kompas Female.

Menurut Patricia meski air rebusan mi instan dibuang, bahan pengawet dan bahan kimia yang ada tidak akan hilang semua. Warna air rebusan berubah jadi keruh itu diakibatkan dari sisa penggorengan mi instan saat diolah dipabrik. Penggorengan di pabrik dilakukan sampai mi instan kering agar bisa awet. Akibatnya saat direbus, mi instan akan mengeluarkan sisa minyak penggorengan dan membuat air rebusan jadi keruh dan berminyak.

“Banyak orang yang mengatakan bahwa air rebusan pertama ini harus dibuang agar pengawetnya hilang. Namun sebenarnya zat pengawet ini tidak akan hilang,” tukas dr Patricia usai peluncuran produk mi instan baru di Swiss Bel Hotel, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2012) lalu.

Air rebusan mi instan yang pertama akan mengeluarkan minyak dan zat kimia lainnya yang mungkin saja digunakan untuk membuatnya. Namun, bahan pengawet dan kandungan lain yang berbahaya bagi kesehatan ketika diolah lebih lanjut ini tidak akan hilang 100 persen.

Kandungan minyak, bahan pengawet, MSG, dan zat pewarna masih akan tetap menempel pada mi instan meski kadarnya sudah berkurang beberapa persen. Perlu Anda ketahui, penggunaan bahan pengawet tak selamanya membahayakan, karena produsen mi instan tentunya harus mengikuti standar aman yang ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Namun bahan kimia ini masih berpotensi untuk menyebabkan berbagai gangguan kesehatan bila dikonsumsi secara berlebih. “Efek yang dirasakan memang adalah efek jangka panjang, misalnya gangguan pencernaa, konstipasi, sampai kanker pencernaan, dan lainnya,” tukasnya.

Dan bagi kecantikan, bahan kimia itu juga akan berpengaruh tidak baik jika dikonsumsi secara berlebih. Misalnya, penuaan dini, kulit kering dan diet terganggu karena mi instan mempunyai kadar kalori yang tinggi.

Kesimpulannya, meski air rebusan mi instan dibuang, bahan kimia yang ada di mi instan tidak akan hilang 100 persen. Tapi, ada baiknya kebiasaan membuang air rebusan mi instan tetap dijalankan agar bisa mengurangi resiko terkena efek negatif.

Tapi yang terpenting adalah jangan jadikan mi instan sebagai makanan pokok untuk Anda dan keluarga. Karena mengkonsumsi mi instan secara berlebih itu tidak baik untuk kesehatan. ;)

Comment di sini