Demo BBM: 22.000 Aparat Siap Tertibkan 4.000 Demonstran di Jakarta Hari Ini

by
March 29th, 2012 at 8:58 am

Seperti yang telah dijanjikan oleh sejumlah koordinator aksi unjuk rasa ketika berdemonstrasi pada Selasa (27/3) yang lalu, hari ini Kamis (29/3) beberapa kelompok yang terdiri dari elemen mahasiswa dan massa akan kembali melakukan aksi untuk menentang rencana pemerintah menaikkan harga BBM di Jakarta.

Komisaris Besar Rikwanto selaku Kepala Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya mengungkapkan bakal ada sekitar 4.000 orang yang turun ke jalan untuk memrotes harga baru BBM. Jumlah massa terbesar datang dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) yang berjumlah 500-1.000 orang.

Menurut dia, jumlah 4.000 orang itu sangat mungkin untuk bertambah karena ada sejumlah massa yang tidak melaporkan rencana aksi mereka kepada pihak kepolisian. Seperti aksi pada hari Selasa yang lalu, objek vital seperti gedung DPR, Istana Negara, dan Bundaran HI akan menjadi pusat demonstrasi massa.

Data yang didapat oleh kepolisian menjelaskan bahwa akan ada kira-kira 500 buruh yang akan berdemo di depan gedung DPR, kemudian massa Hizbut Tahrir yang berjumlah sekitar 1.000 orang akan mengepung Istana Negara setelah berkumpul di Bundaran HI.

Sekitar 300 orang buruh juga akan mendatangi Kementrian BUMN, sedangkan sekitar 200 mahasiswa dari Konsolidasi Nasional Mahasiswa Indonesia (Konami) diperkirakan juga akan bergabung dengan massa lainnya di depan kantor Lembaga Bantuan Hukum.

Menurut Rikwanto, massa yang akan sedianya akan melakukan demo besar-besaran hari ini karena ingin menyesuaikan dengan hari digelarnya rapat paripurna DPR untuk menentukan keputusan akhir soal rencana kenaikan harga BBM akan sedikit terpecah karena ternyata DPR mengundur satu hari rapat tersebut.
Massa bimbang apakah akan melakukan aksi hari ini ataukah besok.

Untuk mengamankan jalannya aksi demo BBM, Rikwanto mengatakan aparat telah menyiapkan 22.000 personel yang terdiri dari 14.000 anggota kepolisian dan 8.000 personel TNI. Ia berharap demo hari ini bisa berlangsung dengan tertib tanpa ada kericuhan karena sebelumnya massa mengancam akan menerobos tol dan menduduki gedung DPR.

Comment di sini