Demo BBM: Perempuan Aceh Dorong Motor 10 Km Sambil Sebarkan Puisi

by
March 29th, 2012 at 1:54 pm

Selain aksi massa besar-besaran, demonstrasi menentang kenaikan harga BBM hari ini juga dilakukan dengan aksi individual. Seorang perempuan asal Aceh nekat mendorong motor dari rumahnya di daerah Ajun, Aceh Besar, hingga simpang lima yang menjadi pusat kota Banda Aceh yng berjarak sekitar 10 km untuk mengungkapkan penolakannya atas rencana pemerintahan SBY-Boediono ini.

Yasmin Shabri, ibu rumah tangga berusia 32 tahun yang melakoni aksi demo tunggal itu tak memedulikan rasa letih dan pegal di kaki demi memperjuangkan nasib rakyat yang ia lihat akan semakin menderita kalau harga BBM dinaikkan.

Seperti dikutip dari Kompas (29/3), Yasmin mengatakan pemerintah seperti membunuh rakyat kecil pelan-pelan karena hidup mereka selama ini hanya pas-pasan.

Apabila harga BBM jadi naik, ia mengatakan rakyat kecil harus semakin mengencangkan ikat pinggang untuk mencari tahu bagaimana memenuhi kebutuhan gizi dan biaya pendidikan anak-anaknya.

Yasmin yang beraksi sendirian tak pelak mendapat perhatian warga sekitar. Sambil mendorong motornya, ia juga membagi-bagikan selebaran berisi puisi yang ia tulis.

Puisi berjudul “Sepercik Marah” itu adalah manifestasi rasa amarahnya yang sudah memuncak karena pemerintah yang tidak memedulikan nasib rakyatnya.

Inilah isi puisi tersebut:

mungkin aku cuma sebutir debu diantara 250 juta rakyat/

tapi aku berjanji selama mesin-mesin penyedot minyak asing masih mendikte tanda tangan dan stempel pemerintah/

aku akan sealu menjadi sepercik getah yang menodai kerah putih kemeja kekuasaan yang menindas/

aku akan selalu menjadi sepercik bara yang melubangi jaket mereka/

sepercik marah yang berasa dari gelisan terhadap isi periuk dan kuali/

Comment di sini