Demo BBM Ricuh Semalam, Polisi Berpakaian Preman Tembak Demonstran (Video)

by
March 30th, 2012 at 2:27 pm

Aksi demo tolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan oleh mahasiswa di Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (29/3/2012) berakhir ricuh. Dalam aksi unjuk rasa ini pihak polisi dan mahasiswa bentrok dan saling serang. Kericuhan terjadi mulai sore hingga malam hari.

Bentrokan dipicu oleh aksi pembakaran ban yang dilakukan oleh mahasiswa namun dicegah oleh polisi. Massa dari mahasiswa yang tidak terima akhirnya emosi dan bentrok dengan petugas polisi yang ada di sekitar lokasi unjuk rasa.

Dalam video rekaman yang ada di vivanews.com, terlihat kericuhan diwarnai suara tembakan dari pihak polisi. Terlihat jelas dalam video, seorang polisi berpakaian preman menembakkan pistolnya ke arah mahasiswa.

Dalam peristiwa tersebut juga terlihat seorang mahasiswa meludahi polisi yang mencoba melakukan negosiasi dengan mahasiswa. Untungnya polisi yang diludahi tersebut tidak emosi dan tidak menghiraukan tingkah mahasiswa tersebut.

Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat video berikut ini:

Sebelumnya dikabarkan adanya korban luka dari kedua belah pihak atas kejadian tersebut. Semua korban luka baik yang merupakan anggota polisi dan mahasiswa dilarikan kerumah sakit terdekat dengan lokasi kejadian.

Anggota polisi yang terluka diakibatkan terkena lemparan batu dan botol kaca dari massa mahasiswa. Sementara, massa mahasiswa yang terluka diakibatkan terkena tembakan pistol peluru karet dari petugas polisi yang akan memukul mundur massa demonstran.

Namun, Menkopolhukam Djoko Suyanto membantah adanya korban penembakan dalam peristiwa demo tolak kenaikan harga BBM itu. Sementara pihak keluarga mahasiswa yang terluka akibat tembakan menyatakan kalau Djoko Suyanto berbohong.

“Pernyataan Djoko Suyanto tentang tidak adanya korban penembakan adalah omong kosong belaka!” cetus adik korban, Rezki Tuanany, Jumat (30/3/2012). Keluarga korban bahkan menegaskan bisa membuktikan hal itu.

Comment di sini