Di Semarang, Harga Bensin Premium Tembus Rp 6.500 per liter

Pemerintah tidak jadi menaikkan harga BBM pada 1 April 2012, namun bensin premium di Kota Semarang dibanderol seharga Rp 6.500 per liter.

Bensin yang dihargai Rp. 6.500 tidak dijual di SPBU melainkan di tingkat pengecer. Seperti yang dikutip dari Kompas, harga bensin premium di Pedurungan dan Penggaron, Semarang, mencapai Rp 6. 500 per liter pada Selasa (2/4).

Salah satu pengecer bensiun premium di kawasan Penggaron mengungkapkan penjual premium eceran kesulitan mendapatkan bensin karena pihak SPBU yang mempersulit pembelian setelah adanya aturan pemerintah yang melarang pembelian BBM dengan menggunakan jeriken untuk mencegah penimbunan sebelum harga BBM benar-benar naik.

Sutopo, seorang pedagang eceran yang biasa menjual bensin premium harus beralih ke solar karena kerepotan mengurus surat izin untuk mendapatkan 15 liter premium.

Beberapa penjual bensin eceran di kawasan Pedurungan menjual BBM dengan harga lebih sedikit “murah”, yaitu Rp 6.000 per liter.

Kawasan Pedurungan dan Penggaron bukanlah merupakan daerah pusat kota Semarang. Oleh karena terlalu sedikitnya jumlah SPBU di wilayah ini, banyak pedagang bensin eceran di sepanjang jalan.

Kebanyakan pengendara yang melewati jalan ini adalah mereka yang mau masuk ke kota Semarang melewati jalur alternatif dari Demak dan sekitarnya.

Para penjual bensin eceran mengungkapkan pemerintah seharusnya bisa memberi mereka kelonggaran dalam membeli bensin premium di SPBU dengan menggunakan jerigen apabila memang pemerintah tidak jadi menaikkan harga BBM.

Sebelumnya pemerintah memutuskan untuk menunda kenaikan harga BBM setelah rapat paripurna DPR menetapkan adanya ayat 6a pada pasal 7 UU APBN-P yang akan memengaruhi harga BBM 6 bulan mendatang. Dalam ayat 6a, pemerintah bisa menaikkan harga BBM tergantung pada harga minyak dunia.


comments powered by Disqus

Leave a Reply