Kenapa Umat Katolik Merayakan Kamis Putih?

by
April 5th, 2012 at 9:44 am

Pada Kamis (4/5) ini umat Katolik di seluruh dunia merayakan hari yang disebut sebagai Kamis Putih. Apa itu Kamis Putih? Kenapa harus dirayakan?

Dalam tradisi agama Katolik, setiap tahun ada sebuah perayaan sakral yang disebut Paskah. Sama halnya seperti hari Natal yang jatuh setiap tanggal 25 Desember, pada perayaan Paskah semua umat Katolik akan berbondong-bondong untuk pergi ke gereja.

Namun, pada perayaan Paskah ada 3 prosesi penting yang harus dilakoni, berbeda dengan Natal yang dirayakan lewat 1 prosesi saja.

Tiga prosesi Paskah disebut dengan Kamis Putih, Jumat Agung, dan Malam Paskah atau biasa dikenal dengan nama Hari Raya Pekan Suci.

Tepat pada hari ini, prosesi Kamis Putih atau White Friday ditandai dengan perayaan misa di gereja.

Pada misa Kamis Putih, pastor yang memimpin misa melakukan hal sama seperti yang dilakukan oleh Yesus yaitu membasuh kaki orang lain. Sejarah dalam kitab suci mencatat Yesus membasuh kaki kedua belas muridnya sebelum diserahkan ke Pilatus untuk kemudian dijatuhi hukuman mati dengan cara disalib.

Peristiwa pembasuhan kaki orang lain dianggap sebagai sebuah teladan perbuatan yang dibawa oleh Yesus yaitu melayani sesama. Sebelum Yesus membasuh kaki murid-muridnya, Ia terlebih dahulu melakukan perjamuan makan bersama yang disebut sebagai perjamuan Ekaristi Malam Terakhir.

Waktu itu, pembasuhan kaki biasa dilakukan oleh budak kepada majikannya. Jadi, peristiwa Yesus membasuh kaki murid-muridnya dilihat sebagai simbolisasi atas sifat Yesus yang patut diteladani yaitu mau merendahkan hati bagi orang lain. Bahkan Yesus pun mau membasuh kaki murid yang kelak mengkhianatinya, Yudas Iskariot.

Pembasuhan ini juga dijadikan simbol pembersihan diri dan pembaharuan hidup untuk meninggalkan hidup lama yang penuh dosa guna memulai hidup baru. Umat Katolik di seluruh dunia mengenang peristiwa ini setiap tahunnya agar mereka terus ingat untuk selalu melayani sesama dan mau merendahkan hati demi kepentingan bersama.

Comment di sini