Umat Katolik Filipina Menyiksa Diri Sambut Paskah (Video)

by
April 7th, 2012 at 11:06 am

Filipina yang mayoritas warganya merupakan pemeluk agama Katolik memiliki tradisi unik dalam menyambut Hari Raya Paskah setiap tahunnya. Sejumlah orang mengenang kembali penderitaan yang dialami Yesus dengan cara mendera dirinya sendiri.

Puluhan orang berjalan dengan mata tertutup kain sambil mencambuki dirinya sendiri dengan menggunakan bambu. Mereka berjalan langkah demi langkah tanpa alas kaki di bawah panas matahari yang menyengat dan bertelanjang dada sementara darah mengucur dari dada dan punggung terkena cambukan bambu.

*Peringatan: Video mengandung darah

Tradisi unik yang dilakukan setiap perayaan hari Jumat Agung ini selalu menarik perhatian warga sekitar serta turis mancanegara. Tradisi ini tidak pernah tidak punya peserta. Sejumlah umat Katolik selalu merelakan diri melakukan devosi setiap tahun.

Rommel David, salah seorang pendevosi mengatakan seperti dikutip dari Kompas (6/4) bahwa ia telah melakukan tradisi mencambuk diri sendiri ini sejak tahun 2005. Kota San Fernando menjadi pusat tradisi unik ini di mana puluhan pemuda dari desa sekitarnya selalu siap mendevosikan diri.

Meskipun selalu berlangsung setiap tahun dan menarik banyak turis asing serta lokal, tradisi ini ditentang oleh gereja Katolik Roma. Pihak gereja menganjurkan umat Katolik untuk beribadat secara lebih khidmat ketimbang melakukan tradisi menyiksa diri seperti itu.

Selain menyiksa diri dengan menggunakan bambu, orang-orang tersebut juga rela disalibkan seperti Yesus dengan menggunakan paku sungguhan. Tangan mereka dipakukan ke salib dan kemudian salib tersebut diberdirikan, sama seperti kisah penyaliban Yesus yang tertulis dalam Alkitab.

Tradisi unik ini, meskipun terlihat mengerikan, selalu diramaikan oleh banyak pengunjung yang penasaran, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa ataupun anak-anak.

Menurut para pendevosi, tradisi ini tidak akan pernah berhenti dilakukan karena penyiksaan diri ini dianggap sebagai suatu tindakan untuk menebus dosa dan bertobat menjelang perayaan Paskah.

Comment di sini