Menengok San Diego Hills, Pemakaman Mewah Wamen ESDM

by
April 23rd, 2012 at 10:20 am

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Widjajono Partowidagdo meninggal dunia Sabtu (21/4) sore saat melakukan pendakian di Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat (NTB). Jenazah beliau telah makamkan di pemakaman San Dioego Hills, Karawang, Minggu (22/4/2012) kemarin.

Tempat pemakanan San Diego Hills ini terkenal sebagai tempat pemakaman yang mewah. Pemakaman ini mempunyai sesuatu yang berbeda dengan pemakaman lainnya. Dimana, di pemakaman San Diego Hills ini tidak terlihat adanya batu nisan yang berdiri.

Di sana jarang sekali kuburan yang dilengkapi dengan batu nisan yang berdiri ke atas. Walaupun ada batu nisan, pemasangannya ditaruh dalam posisi tertidur sehingga hanya gundukan tanah yang membedakan kalau itu kuburan.

Lokasi pemakanan ini memang cukup jauh, kurang lebih 3 km keluar dari pintu tol karawang. Namun untuk mencapai lokasi yang dituju, cukup memakan waktu, karena wilayah area San Diego Hills mencapai 500 hektar.

Kondisi jalan yang ditempuh untuk sampai ke pemakaman terlihat seperti jalan menuju Puncak, Bogor, Jawa Barat. Selama perjalanan, Anda akan disugukan dengan kondisi jalan berkelok dan penuh dengan pepohonan.

Selain Wamen ESDM, sebelumnya pemakaman suami Menkes, Muhammad Supari juga di lakukan di San Diego Hills. Pemakanan dilakukan dengan cara profesional. Ratusan kursi terlihat sudah di siapkan dengan 10 Air Conditioner (AC).

Saat proses pemakanan keluarga, atau pelayat tidak perlu lelah berdiri. Mereka bisa duduk sambil melihat proses pemakanan jenazah selesai.

San Diego Hills dibandrol dengan harga paling murah Rp 3,5 juta perlubang makam hingga termahal mencapai Rp 22,5 juta per meter persegi (bukan per lubang makam), khusus di kawasan yang lebih indah.

Fasilitas yang tersedia, danau buatan seluas delapan hektar dengan fasilitas perahu dayung, yang dapat digunakan keluarga untuk acara multi fungsi. Ada juga gedung serbaguna, restoran Italia, kolam renang ukuran olympic, sistem keamanan 24 jam dengan satu pintu gerbang, serta bebas biaya perawatan makam untuk selamanya.

Mengenai pemakaman Wamen ESDM Widjajono Partowidagdo sendiri telah dilakukan pada Minggu (22/4) kemarin. Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu juga ikut hadir dalam pemakaman tersebut.

Comment di sini