Waspada Daging Tikus di Mie Ayam!

by
April 26th, 2012 at 9:44 am

Semakin mahalnya harga daging ayam dipasaran membuat sejumlah pedangan nakal mie ayam mulai melakukan kecurangan. Untuk mengurangi ongkos pembuatan dari mie ayam, mereka tidak ragu-ragu menukar daging ayam dengan daging tikus. Jadi waspadalah saat membeli mie ayam!

Hal yang perlu kamu lakukan adalah waspada dengan penjual mie ayam kaki lima. Perhatikan kebersihan dan cara pembuatannya. Jangan tergiur dengan harga yang lebih murah, karena menurut akal sehat semakin naik harga pokok maka harga jual juga akan mahal. Jadi waspadalah.

Jika memang kamu sangat suka dengan mie ayam, kamu bisa belajar membedakan mana daging tikus dan mana daging ayam. Untuk itu, perhatikan perbedaan antara daging tikus dengan daging ayam berikut ini:

1. Perhatikan bentuknya

Memang agak susah apalagi jika daging sudah dicincang. Tapi, kamu bisa menilai bentuk dari daging yang ada di mie ayam. Jika memang mencurigakan kamu bisa membuangnya. Misalnya saja seperti gambar berikut:

Adakah bentuk dari daging ayam yang seperti gambar di atas? Ya, rasanya tidak ada. Malah bentuk seperti itu lebih mirip ekor tikus. Jadi, saat kamu menemukan daging yang berbentuk aneh kamu bisa membuangnya atau jangan dimakan. Karena besar kemungkinan itu adalah daging tikus.

2. Perhatikan seratnya

Coba kamu perhatikan serat daging yang ada di mie ayam. Jika terlihat kasar, maka itu daging ayam tapi jika halus itu daging tikus. Caranya coba kamu pecah daging mie ayam dengan garpu atau sendok. Lihat apakah seratnya lebih kasar dan besar atau tidak. Mudah bukan?

3. Dari segi kulit

Jika kamu mendapatkan kulit dari daging, kamu bisa perhatikan pori-porinya. Jika pori-porinya lebih kecil itu kemungkinan pernah tumbuh rambut. Tapi jika pori-porinya besar itu artinya pernah tumbuh bulu. Pori-pori kecil ada kulit tikus (rambut) dan pori-pori besar adalah kulit ayam (bulu).

4. Dari segi daging

Daging ayam cenderung lebih kering dan tidak berminyak. Tapi daging tikus lebih basah dan berminyak atau berlemak. Namun cara ini agak susah karena pada umunya daging pada mie ayam dibuat dengan minyak dan bukan kering seperti soto.

5. Dari tulangnya

Kamu bisa melihat dari segi tulangnya. Daging ayam memiliki tulang yang lebih besar, sedangkan daging tikus memiliki tulang yang lebih kecil. Namun cara ini agak sulit untuk diterapkan karena pada umumnya daging mie ayam sudah dicincang.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu coba untuk membedakan mana daging tikus dan mana daging ayam.

Semoga bermanfaat.!

Comment di sini