Foke: Unjuk Rasa Buruh Boleh Saja, Asal Jangan Merusak

by
May 1st, 2012 at 10:59 am

Demi menyambut Hari Buruh Sedunia atau May Day, sekitar ratusan buruh sudah mulai melakukan unjuk rasa di Jakarta, Selasa (1/5/2012) ini. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meminta agar unjuk rasa bisa berjalan dengan damai dan tidak merusak.

“Unjuk rasa itu sah saja selama tidak rusuh, tidak anarkis, dan tidak merusak fasos fasum (fasilitas sosial dan fasilitas umum),” kata Fauzi Bowo atau yang lebih dikenal dengan nama Foke di Balai Kota Jakarta.

Menurut Foke pengrusakan fasilitas sosial dan fasilitas umum hanya akan merugikan rakyat sendiri. “Fasos fasum ini dibuat dengan uang rakyat juga. Jadi jangan dirusak apalagi sampai merugikan orang lain,” kata Foke.

Untuk mengantisipasi agar unjuk rasa berjalan dengan damai dan tidak anarkis, Foke mengaku sudah melakukan beberapa koordinasi. Diantaranya dia sudah menghubungi Kapolda dan Wakapolda untuk melakukan imbauan agar tidak ada unjuk rasa yang anarkis.

Selain berkoordinasi dengan pihak polisi, Foke juga berkoordinasi dengan satuan keamanan kota. Dia meminta para Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk ikut turun menjaga keamanan unjuk rasa Hari Buruh Sedunia pada Selasa (1/5/2012) ini.

Menurut Foke, tindakan anarkis bisa dicegah dengan cara meningkatkan kewaspadaan para petugas. Dia berharap agar petugas bisa bekerja dengan baik sehingga tidak ada unjuk rasa yang anarkis.

Foke juga mengungkapkan kalau para buruh yang berunjuk rasa hari ini jumlahnya tidak akan terlalu banyak. Pasalnya komunitas-komunitas buruh di Jakarta sudah mempunyai acara-acara sendiri untuk memperingati May Day ini.

Comment di sini