Lumba-Lumba di Kebun Binatang Mati Mengenaskan Akibat Narkoba

by
May 9th, 2012 at 7:45 am

Ternyata, dengan mengirimkan lumba-lumba ke kebun binatang tidak lantas membuat kelestarian mereka terjamin sepenuhnya, tanpa adanya ancaman.November tahun lalu, ada 2 lumba-lumba bernama Shadow dan Chelmers yang ditemukan mati dalam keadaan mengerikan di kebun binatang Connyland, Lipperswil, Swiss.

Awalnya diduga bahwa lumba-lumba ini mati dikarenakan suara techno-music merusak bagian sensitif pada alat pendengaran lumba-lumba tersebut. Akan tetapi, sang penyidik (jaksa) curiga terhadap kelalaian kerja dokter hewan di kebun binatang tersebut, terkait dengan antibiotik yang diberikan kepada lumba-lumba.

Laporan lain dari badan toxicology muncul dan bocor di Swiss Media menyatakan bahwa Heroin menggantikan Buprenorphin didapati pada urin lumba-lumba tersebut.

Seorang pakar lumba-lumba dan juga ahli biologi dari Belanda, Cornelis van Elk berkata “Opiates sangat berbahaya untuk hewan mamalia bawah laut dan sudah tidak lagi digunakan untuk pengobatan sah.” Ia juga menambahkan “alasannya adalah karena lumba-lumba merupakan hewan yang bernafas secara sadar, yang artinya mereka secara aktif memutuskan kapan harus muncul ke permukaan untuk bernafas.

Oleh karena itu mereka harus terus tetap dalam kondisi sadar atau terjaga. Bahkan ketika sedang tidur sekalipun, ada bagian di otaknya yang secara otomatis mengendalikan nalurinya untuk bernafas, sama seperti pada manusia ketika sedang tidur. Oleh sebab itu, memberikan Opiates pada lumba-lumba menyebabkan bagian otak tersebut mati sehingga mengakibatkan konsekuensi yang fatal.”

Penjaga lumba-lumba di kebun binatang Connyland berkata lumba-lumba yang meninggal dengan berselang 5 hari itu mengalami kematian yang sangat mengenaskan. Para penjaga melihat lumba-lumba tersebut mengambang di air, lalu mereka masuk ke air untuk memegang si lumba-lumba.

Lumba-lumba itu gemetar dan mengeluarkan busa dari mulutnya, kejadian ini berlangsung selama 1 jam, sungguh mengerikan, ungkap si penjaga kepada media. Pihak kebun binatang Connyland tetap menolak bahwa terjadi tindakan yang salah terhadap lumba-lumba tersebut.

Comment di sini