Gara-gara Demam K-pop Seorang Pelajar Dipenjara di Korut

by
May 10th, 2012 at 11:14 am

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Korea Selatan mengungkapkan betapa mirisnya kamp tahanan politik di Korea Utara. Pasalnya, kamp tahanan tersebut sering menahan warga sipil hanya karena masalah sepele. Salah satunya pelajar yang ditahan gara-gara K-pop.

Dalam laporan Komnas HAM Korea Selatan (Korsel), disebutkan seorang pelajar Koerea Utara (Korut) dijebloskan ke dalam penjara hanya gara-gara kepergok menyanyikan lagu artis Korsel. Pelajar tersebut ketahuan tengah bernyanyi sebuah lagu K-pop yang tengah populer.

Tidak hanya dipenjara, para tahanan juga dihukum untuk melakukan kerja paksa. Akibatnya banyak sekali para tahanan yang melarikan diri dan mengungsi ke wilayah Korea Selatan. Dari para tahanan itulah pihak Komnas HAM Korsel mengorek informasi soal kamp tahanan di Korea Utara.

“Riciannya menggambarkan kondisi sangat mengerikan yang dialami para tahanan. Kami berharap laporan ini mendorong pengurangan dan penghapusan pelanggaran HAM di sana,” ujar Lee Yong-Ken Ketua Tim Korea Utara pada Komnas HAM Korsel.

Tidak hanya pelajar, sebuah keluarga bahkan dijebloskan ke penjara lantaran sang ayah lupa menyebut gelar pendiri negara Korea Utara, Kim II Sung, sebagai sang “Pemimpin Besar”, dalam sebuah sesi pertemuan ideologis.

Dari keenam kamp yang ada di Korut diperkirakan bisa menampung lebih dari 200.000 “tahanan politik”. Bulan lalu, sebuah lembaga swadaya masyarakat Koalisi Internasional untuk Menghentikan Kejahatan Kemanusiaan di Korut memperkirakan 400.000 tahanan tewas sepanjang beberapa dekade.

Comment di sini