Pertama Kali Terbang, Ismie Jadi Korban Sukhoi Superjet 100

by
May 10th, 2012 at 3:56 pm

Reporter Trans TV yang ikut joy flight Pesawat Sukhoi Superjet 100, Ismie Soenarto ternyata baru pertama naik pesawat. Sebelum terbang Ismie pun meminta doa kepada ayahnya karena sedikit deg-degan. Naas, pesawat yang ditumpanginya pertama kali ini langsung mengalami kecelakaan.

“Waktu itu dia liputan malam, dia bilang minta di doain, mudah-mudahan lancar selamat,” kata ayah Ismie, Sikun Hadisunarto (58), di terminal kedatangan bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (10/5/2012).

Sikun berharap agar Ismie dan rekannya yang ada di Pesawat Sukhoi Superjet 100 bisa selamat. Ia berharap akan ada keajaiban yang bisa menyelamatkan nyawa puterinya tersebut.

“Kami mohon pada Allah, mudah-mudahan Allah masih berkenan menyelamatakan penumpang. Anak saya dan kru tv yang meliput, Ismi dan kamerawannya. Mohon semuanya doanya,” kata Sikun dengan lirih kepada para wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Kamis (10/5/2012).

Ismie Soenarto terdaftar sebagai salah satu penumpang Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat saat melakukan joy flight, Rabu (9/5/2012) sore kemarin. Selain Ismie, kru Trans TV lainnya yang ikut dalam penerbangan adalah Aditya Sukardi.

Hingga saat ini jumlah korban jiwa belum bisa dipastikan karena masih banyak korban yang belum ditemukan. Setidaknya berdasarkan data yang ada, sebanyak 45 penumpang ikut dalam pesawat naas tersebut.

Sebelumnya, pihak Basarnas sudah melaporkan sudah berhasil menemukan bangkai pesawat dan sejumlah jasad penumpang. Namun sayang belum dipastikan jasad siapa yang berhasil ditemukan tersebut.

Keluarga para penumpang Pesawat Sukhoi Superjet 100 kini masih berada di terminal kedatangan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Mereka akan terus menunggu perkembangan terkini dari tim SAR yang sudah ada dilokasi bangkai pesawat.

Comment di sini