Wawancara Kematian TKI, Jurnalis Indonesia Ditangkap Polisi Malaysia

by
May 10th, 2012 at 11:50 am

Tiga jurnalis Indonesia, Rabu (9/5/2012) sore ditangkap oleh pihak kepolisian Malaysia. Jurnalis yang hendak meliput masalah tewasnya tiga TKI di Malaysia itu tiba-tiba ditangkap untuk dimintai keterangan. Lalu kenapa mereka ditangkap?

Berdasarkan informasi yang ada, ketiga jurnalis tersebut ditangkap polisi Malaysia karena dianggap tidak memiliki visa jurnalistik yang dikeluarkan oleh imigrasi Malaysia. Alhasil, mereka dianggap telah melakukan peliputan tanpa izin atau ilegal.

“Iya memang benar ada wartawan Indonesia yang saat ini sedang dimintai keterangan oleh pihak Malaysia,” kata Kepala Bidang Penerbangan, Sosial, Budaya (Pensosbud) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia, Suryana Sastradiredja di Kualaa Lumpur, Rabu (9/5/2012) malam.

Suryana mengaku sempat mendapatkan informasi adanya tiga jurnalis Indonesia yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) kasus tertembaknya tiga TKI. Mereka juga rencananya akan melakukan wawancara dengan warga di sekitar TKP.

Namun, karena ketiga jurnalis tersebut tidak mempunyai visa jurnalistis yang dikeluarkan Malaysia akhirnya mereka ditangkap. Saat ini, para wartawan tersebut sekarang ada di IPD (Kantor Polisi) Port Dickson, Malaysia.

Suryana mengklaim pihak KBRI di Kuala Lumpur tengah melakukan upaya memberikan penjelasan kepada pihak kepolisian Malaysia. Hingga kini belum jelas apakah ketiga wartawan tersebut sudah bebas atau belum.

Perisitiwa penangkapan tiga wartawan Indonesia tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 waktu Malaysia. Ketiga nama wartawan masih belum diumumkan kantor polisi Port Dickson.

Sebelumnya diberitakan tiga TKI tewas tertembak di Malasyia. Anehnya, jenazah ketiga korban tersebut sudah dipenuhi dengan jahitan. Kuat dugaan kalau ketiga jenazah tersebut sudah dioperasi untuk dijual organ tubuhnya.

Comment di sini