Ada TNI dan Polri Bermain dalam Bentrok Ambon?

by
May 16th, 2012 at 1:38 pm

ANTARA/Jimmy Ayal/wt

Bentrok yang terjadi di Jalan Tulukabesi, Ambon, Maluku membuat citra TNI dan Polri kembali tercoreng. Pasalnya saat bentrok terjadi ada anggota TNI dan Polri yang dilaporkan “bermain” saat perayaan Hari Pattimura, Selasa (15/5/2012) kemarin. Benarkah?

Pangdam XVI Pattimura Mayjen Suharsono akhirnya angkat bicara mengenai kabar tersebut. Ia mengaku akan percaya dengan kabar itu jika memang ada bukti. Bahkan Suharsono juga akan menindak tegas siapa saja yang telah menyebarkan berita bohong tersebut.

“TNI diatur dengan banyak aturan hukum. Jadi kalau ada yang coba-coba lakukan hal seperti itu, pasti akan ditindak tegas,” ungkap Suharsono.

Suharsono mejelaskan, aparat TNI yang disiagakan saat perayaan Hari Pattimura di Ambon bertugas hanya untuk membantu aparat kepolisian. Ia juga mengaku selalu memberikan anak buahnya arahan agar tidak mengeluarkan tembakan saat bertugas. Ia tidak menyarankan anggotanya untuk tidak bertindak anarkis kepada massa yang emosi.

Menurut Suharsono, kabar tidak mengenakan tersebut tentu akan mempengaruhi citra TNI sebagai panutan masyarakat khususnya yang di Ambon. Karena itu dia tidak mau menanggapi berita ini lebih lanjut jika tidak ada buktinya.

Sebelumnya suasana di sekitar Jalan Tulukabesi, Ambon, Maluku berubah mecekam sesaat berlangsungnya pawai obor Pattimura. Saat rombongan obor Pattimura ini berjalan tiba-tiba mereka di serang dan dilempari batu oleh suatu kelompok tak di kenal.

Tidak terima dengan serangan tersebut, rombongan obor Pattimura pun melakukan serangan balik kepada kelompok tersebut. Alhasil bentrok besar-besaran pun tak terhindarkan. Beruntung bentrok berhasil direlai setelah beberapa anggota TNI dan Polri terjun langsung ke lokasi dengan menggunakan kendaraan Tank.

Comment di sini