Polisi Larang Lady Gaga, Tetapi Bolehkan Pedangdut Koplo

by
May 18th, 2012 at 10:14 am

Kapanlagi

Keputusan Polda Metro Jaya untuk tidak merekomondasikan konser Lady Gaga di Jakarta mulai memunculkan banyak kontra. Banyak yang menilai kalau keputusan Polda Metro Jaya itu tidak adil dan terkesan mendiskriminasi. Apakah Polda Metro Jaya takut dengan FPI?

Polda Metro Jaya sebelumnya telah menyatakan tidak akan mengizinkan konser Lady Gaga di Jakarta. Pasalnya konser Lady Gaga dianggap tidak sesuai dengan budaya ketimuran yang mayoritas dianut oleh orang Indonesia.

“Dengan demikian, konser Lady Gaga dibatalkan, mengingat faktor sosial budaya yang berdampak pada faktor kemanan,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto.

Sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) juga menilai konser Lady Gaga mengumbar aurat dan akan menyebarkan aliran setan. Lady Gaga juga dikenal sebagai penyanyi yang suka berbusana aneh dan lirik lagunya juga terdapat sebuah lirik menganut setan.

Karena mendengar alasan dari Polda Metro Jaya dan FPI yang mempermasalahkan aurat Lady Gaga, kini muncul pertanyaan dari berbagai kalangan. Kenapa konser Lady Gaga dilarang sedangkan konser dangdut koplo yang sering mengundang syahwat diizinkan?

Berikut beberapa foto perbandingan artis dangdut koplo dengan Lady Gaga:

Kapanlagi

Kapanlagi

Padahal acara musik dangdut koplo yang sering dinikmati masyarakat umum justru lebih sering berpenampilan seronok dan sering berangkhir ricuh. Tapi, kenapa pihak Polisi masih tetap mau mengamankan acara tersebut.

Sejatinya konser Lady Gaga yang bertajuk “The Born This Way Ball” akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada 3 Juni mendatang. Namun konser tersebut terancam batal karena pihak Polda Metro Jaya dan beberapa ormas tidak setuju dengan konser tersebut.

Comment di sini