Dianggap Terlalu “Hot”, Pegawai Gudang Lingerie Dipecat

by
May 22nd, 2012 at 10:07 am

ABC News

Ternyata hal yang sederhana seperti cara berpakaian saja dapat menyebabkan seseorang dipecat dari pekerjaannya. Apakah ini adil? Simak berita berikut ini yang datang dari seorang wanita asal New Jersey.

Wanita 29 tahun asal New Jersey bernama Lauren Odes harus kehilangan pekerjaanya di sebuah gudang lingerie di New York. Dia harus menerima kenyataan pahit bahwa dirinya diberhentikan dari pekerjaannya hanya karena bos prianya tidak suka melihat cara berpakaian Lauren.

Lauren yang sebenarnya sangat menyukai fashion bekerja untuk seorang pengusaha yang menganut budaya Yahudi Ortodoks yang memiliki sudut pandang berbeda dalam melihat bagaimana seorang wanita seharusnya berpakaian. Oleh karena itu, cara berpakaian Lauren pun selalu menjadi sorotan si bos.

Si bos sudah kerap  mengatakan bahwa Lauren harus memakai jubah untuk menutupi seluruh tubuhnya. Tidak hanya itu, masih banyak kalimat-kalimat sindiran yang terlontar dari si bos untuk mengkritik gaya berpakaian Lauren.

Dari sisi Lauren, dia merasa tidak adil. Dia merasa sudah mengenakan pakaian yang sewajarnya untuk dikenakan di tempat kerja. Hal ini dinilai terlalu mengada-ada. Lauren berkata bahwa seharusnya para pengusaha tidak boleh membedakan karyawan-karyawannya hanya karena bentuk tubuh mereka, yang dinilai terlalu seksi, terlalu jelek, terlalu cantik atau apa saja.

Lauren juga menambahkan bahwa dia mengerti kalau orang yang menganut kepercayaan Yahudi Ortodoks memiliki standar khusus terhadap bagaimana seorang wanita dalam berpakaian, akan tetapi janganlah masukan unsur agama dalam sudut pandang pekerjaan.

Memang, ukuran standar pakaian formal untuk tiap-tiap orang berbeda. Tapi bagaimana jika kasus seperti Lauren Odes terjadi juga di lingkungan pekerjaan kita?

Comment di sini