Transaksi Item Game Dilarang Karena Mirip Judi

by
May 22nd, 2012 at 3:24 pm

wired

Pemerintah Jepang akhirnya mengeluarkan keputusan untuk melarang transaksi item game menggunakan sistem Complete Gacha. Pasalnya transaksi item game yang digunakan sering membuat pemain harus mengeluarkan banyak uang. Transaksi ini pun lebih mirip dengan judi.

Beberapa game online di Jepang memang menggunakan sistem transaksi item game dengan sejumlah uang. Pemain bisa melengkapi koleksi karakter pemain mereka di dalam game dengan cara membeli item di Complete Gacha.

Untuk bertransaksi item game di Complete Gacha para gamer harus mengeluarkan uang sebesar 300 Yen atau 4 dollar AS. Meski begitu, pembeli item tidak bisa memilih item sesuai yang dibutuhkan. Semua item yang akan keluar dari mesin Complete Gacha akan diacak oleh mesin. Jadi, pembeli tidak bisa memilih item yang akan dibeli.

Karena sistem undian inilah pemain akan mengeluarkan uang lebih banyak demi mendapatkan item yang diincarnya. Karena dianggap telah merugikan konsumen yang mayoritas masih remaja, pemerintah Jepang pun memutuskan untuk melarang penggunaan sistem Complete Gacha.

Adapun game-game yang menggunakan sistem ini adalah Captain Tsubasa (Klab), Monster Planet (GREE), Idolmaster (Bandai Namco), Monotopia (Zynga), Yakuza (Sega) Doliland (GREE) dan Dragon Collection (Konami). Dari game yang dilengkapi sistem Complete Gacha perusahaan bisa merauk keuntungan yang sangat besar.

Sementara itu perusahaan yang sudah menghentikan sistem Complete Gacha adalah GREE, DeNA, CyberAGent, NHN, Dwango, dan Mixi. Akibat pengehentian sistem tersebut saham perusahaan GREE dan DeNA mengalami penurunan harga karena tidak akan dipercara oleh konsumen lagi.

Di Indonesia sendiri transaksi item game online masih cukup digemari para gamer. Pasalnya dengan membayar sejumlah uang mereka bisa membeli item game kesukaan untuk karakter dalam game mereka. Namun sayang, item yang dibeli bersifat sementara dan akan habis jika digunakan terus menerus.

Dari penjualan item-item tersebutlah perusahaan game mendapatkan penghasilan. Tidak tanggung-tanggung, keuntungan yang mereka peroleh bisa lebih dari miliaran rupiah dalam satu bulan. Wow.!

Comment di sini