Ijazah Palsu SMA Dihargai Rp 4 Juta, Kedokteran Rp 35 Juta

by
May 25th, 2012 at 10:07 am

Berkat laporan masyarakat serta Dirjen Pendidikan Tinggi, anggota Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berhasil membekuk 3 tersangka pemalsu ijazah online yang beroperasi lewat situs www.ijazahaspal.com.

Petugas kepolisian langsung melongok situs tersebut untuk menindaklanjuti laporan. Hasilnya, situs yang telah menjual jasa pembuatan ijazah palsu sejak awal 2011 itu digerebek karena ada indikasi bahwa admin memang melakukan tindakan yang melanggar hukum.

AKBP Audrie S Latuheru s yang merupakan Kepala Sub Direktorat Cyber Crime mengungkapkan awalnya salah satu anggotanya menyamar menjadi calon pelanggan dan menghubungi admin lewat website tersebut. Ia berhasil mendapat kepastian tentang kejelasan jasa yang dijual situs tersebut.

Tersangka yang pertama kali ditangkap adalah Yogi. Ia diamankan di sebuah kabupaten di Jawa Timur. Lalu menyusul dua tersangka lagi yang diamankan di Jakarta setelah pengembangan penyelidikan.

Menurut para tersangka, harga ijazah berbeda-beda untuk masing-masing tingkatan. Untuk ijazah SMA, harganya Rp 4 juta. Ijazah DIII ditawarkan Rp 5 juta. Sedangkan ijazah S1 dijual Rp 6 juta. Selain itu, mereka juga menjual ijazah profesi kedokteran yang dibanderol dengan harga Rp 35 juta. Audie mengatakan orang yang memesan ijazah palsu kedokteran cukup banyak.

Harga setiap ijazah tergantung tingkat kesulitan pembuatan dan universitas yang dipilih. Orang bisa memesan ijazah dari universitas manapun di Indonesia dan luar negeri.

Setiap orang memiliki peran yang berbeda-beda dalam aksinya. Ada yang bertugas sebagai penerima pesanan merangkap perancang ijazah dan pendesain situs, ada pula yang berkewajiban membuat embos dan lain-lain.

Illa Sailah selaku Direktur Pembelajaran dan Kemahasiwaan Ditjen Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menduga ada permainan antara pihak perguruan tinggi dan tersangka. Ia memohon pada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pemalsuan ijazah ini karena menyangkut masa depan Indonesia.

Comment di sini