Tiga Penonton Persija vs Persib Tewas Dikeroyok

by
May 28th, 2012 at 9:37 am

Kekerasan antar suporter klub sepakbola Indonesia kembali terjadi. Para suporter yang sejatinya menonton pertandingan sepakbola antara klub Persija Jakarta dan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Gung Karno terlibat aksi penggeroyokan. Akibatnya tiga korban diketahui tewas.

Awalnya pihak polisi mendapati satu korban tewas namun, kini polisi memastikan korban tewas menjadi tiga orang. Dua korban tewas yang baru ditemukan diperkirakan merupakan seorang remaja 17 tahun dan pemuda 25 tahun. Dan satu korban tewas lainnya bernama Lazuardi.

Kedua korban yang baru ditemukan tersebut tidak memiliki kartu identitas. Sementara ini kedua jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo, Jakarta.

Menurut polisi kedua korban tewas tersebut adalah korban pengeroyokan dari suporter Persija, The Jakmania. Pengeroyokan terjadi setelah pertandingan antara Persija melawan Persib berakhir dengan hasil imbang, 2-2.

Sementara korban tewas yang sudah diketahui namanya, Lazuardi sudah dibawa keluarga ke rumahnya di Jalan Menteng Sukabumi, Jakarta Pusat. Menurut keluarga korban, jenazah akan dimakamkan pada Senin (28/5/2012) siang nanti.

Selain tiga orang korban tewas, pengeroyokan juga mengakibatkan beberapa korban luka. Korban luka tergeletak tak berdaya di sekitar area Stadion Utama Gelora Bung Karno. Belum diketahui apa penyebab pengeroyokan yang menewaskan 3 orang dan korban luka ini.

Berdasarkan keterangan, semua korban yang dikeroyok tidak menggunakan atribut The Jakmania. Semuanya mengenakan baju atau pakaian biasa.

Selain melakukan pengeroyokan, sejumlah bocah yang mengenakan atribut The Jakmania juga melakukan aksi membajak kendaraan umum. Sejumlah kendaraan umum diminta untuk berhenti dan menaikan mereka tanpa harus membayar.

Dengan nada yang kasar sambil menggedor-gedor pintu kendaraan mereka memaksa naik. Tak jarang ada yang menghentikan kendaraan dengan cara berlari ketengah jalan. Mereka bahkan mengancam akan melakukan pengrusakan jika tidak diizinkan naik.

Sejauh ini pihak polisi yang bertugas mengamankan jalannya pertandingan tidak bisa berbuat banyak. Belum diketahui siapa dalang dari pengeroyokan ini.

Comment di sini