Pemain LPI dan ISL Ancam Mogok Massal

by
May 29th, 2012 at 1:47 pm

Masyarakat Indonesia terancam tak lagi bisa menyaksikan pemain kesayangannya berlaga di lapangan hijau baik secara langsung ataupun lewat layar kaca.

Ancaman itu bakal menjadi kenyataan apabila klub-klub yang berlaga di ISL dan IPL tak segera memenuhi kewajiban mereka untuk membayar pemain yang memeras keringat demi memajukan klub yang mereka bela.

Ponaryo Astaman, pemain berpengalaman asal klub ISL Sriwijaya FC, dalam kapasitasnya sebagai Presiden Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) mengungkapkan ada 13 klub dari ISL dan IPL yang belum memenuhi kewajibannya, termasuk memberikan gaji dan mengurus perizinan untuk pemain imporan.

APPI memberikan tenggat waktu kepada klub-klub tersebut untuk melunasi hutangnya sebelum 7 Juni 2012. Ponaryo menungkapkan pemogokan merupakan langkah terakhir yang akan ditempuh untuk menyelesaikan kasus ini.

“Bukan tidak mungkin pemogokan akan terjadi,” ungkapnya saat jumpa pers pada Senin (28/5) di Hotel Atlit Century, Jakarta.

Striker veteran asal Persija, Bambang Pamungkas, turut menegaskan bahwa ketika tidak ada solusi yang kunjung datang, akan ada gerakan yang lebih ekstrem yaitu pemogokan massal.

Selain itu, Bambang juga mengatakan pemain profesional Indonesia telah sepakat akan bermain dalam satu liga dengan satu pengurus. Mereka tak mau lagi ada dua kompetisi di Indonesia.

APPI juga ingin kejelasan tentang hak pemain untuk bermain bersama timnas terkait dengan izin klub yang dibela. Juga, mereka ingin kompetisi yang akan datang diikuti oleh klub yang bisa menjamin dukungan finansial dan operasional selama paling tidak satu musim.

Comment di sini