Foto Tentara Perempuan Sedang Menyusui Timbulkan Kontroversi

by

Menjadi seorang ibu dituntut harus bisa membagi waktu dengan benar. Ibu harus menguasai banyak hal, apalagi bagi ibu yang bekerja dan sudah memiliki keluarga dengan anak-anak yang masih menyusui.

Anak-anak masih harus mendapatkan ASI di 6 bulan pertama setelah kelahirannya. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi ibu yang bekerja dengan jadwal yang padat, seperti seorang tentara perempuan.

Di Amerika Serikat, baru-baru ini timbul kontroversi setelah beberapa foto tentara perempuan yang tengah menyusui tersebar luas lewat internet.

Seorang fotografer profesional bernama Brynja Sigurdardottir memfoto dua orang ibu yang berprofesi sebagai tentara di Amerika Serikat. Yang menjadi persoalan adalah ia mengambil foto kedua ibu tersebut ketika sedang menyusui sambil menggunakan seragam Air Force mereka.

Foto-foto itu rupanya dibuat dengan tujuan mengkampanyekan kepedulian ASI untuk acara Mom2Mom for Fairchild. Tidak disangka, justru malah foto-foto itu menyebabkan kedua ibu tersebut dalam posisi sulit.

Ketika foto-foto itu beredar di internet, maka munculah kontroversi dari berbagai pihak. Pihak Air Force sendiri mengatakan seharusnya mereka tidak boleh menyusui ketika sedang memakai seragam tugas. Mereka bisa memompa ASI-nya dan memasukkannya ke dalam botol terlebih dahulu. Atau setidaknya mereka bisa menggunakan ruangan yang tertutup dan pribadi saat ingin menyusui anak mereka.

Tapi, salah seorang ibu yang difoto, Terran Echegoyen-McCabe, membantah segala pendapat miring tersebut.

Perempuan yang bertugas di Garda Nasional itu berkata, “Tidak ada larangan yang menyatakan boleh atau tidaknya kami menyusui dengan menggunakan seragam angkatan darat ini, bukan? Saya rasa semua ibu akan melakukan hal yang sama ketika melihat anaknya yang kelaparan. Mana mungkin kita sempat berganti pakaian seluruhnya sedangkan anak kita yang masih kecil sedang kelaparan.”

McCabe yang dalam foto itu sedang berpose menyusui kedua bayi kembarnya yang berusia 10 bulan juga menambahkan bahwa dirinya bangga bisa menyusui anaknya sambil masih mengenakan seragam Air Force.

Sedangkan seorang mantan Kapten Marinir, Emily Barton mengungkapkan dalam tulisannya di sebuah website yang menyatakan bahwa ia sangat tidak setuju dengan perempuan militer yang menyusui anaknya di depan publik, apalagi saat masih mengenakan seragam.

Menurut Emily, ketika ia masih bertugas, ia sangat enggan orang lain mengetahui kehidupan pribadinya di luar seragam marinirnya, misalnya menyusui atau kegiatan rumah tangga lainnya. Jadi sebisa mungkin ia tidak akan menampilkan siapa dirinya ketika sedang tidak berseragam.

Sebab ketika ia harus memimpin sebuah misi untuk perang atau tugas-tugas lainnya, ia tidak mau anak buahnya memiliki gambaran yang lain tentang dirinya yang dilihat saat tidak mengenakan seragam (misalnya, ketika sedang memberikan ASI).

Itulah yang membuat Emily juga menentang akan keberadaan foto kedua ibu militer angkatan udara Amerika Serikat (Air Force) yang sedang berpose menyusui dengan mengenakan seragam.

Shine/Yahoo


comments powered by Disqus

Leave a Reply