Mitos-Mitos Dalam Es Krim

by
May 31st, 2012 at 3:40 pm

Es krim memang salah satu makanan yang paling lezat di dunia. Makanan ini dapat membuat seseorang merasa lebih baik setelah merasa sedih. Baik yang tua ataupun yang muda menggemari makanan dingin ini.Es krim sendiri telah muncul ratusan tahun yang lalu.

Bahan baku utama dari makanan ini adalah susu. Hal ini membuat orang jadi berpikir bahwa es krim dapat membuat tubuh jadi lebih gemuk. Tak jarang orang juga menganggap bahwa es krim banyak mengandung lemak. Namun sebenarnya es krim mengandung banyak kandungan lain yang sehat lho. Mau tahu apa saja kandungan dan mitos-mitos es krim? Ini dia:

1. Es krim tidak bernilai gizi

Es krim mengandung protein yang hampir sama seperti susu termasuk di dalamnya ada laktoferin, gikomakropeptida, imunoglobin, beta laktoglobulin dan juga alfa laktalbulmin. Di dalamnya juga terdapat kandungan kalsium yang cukup baik bagi tubuh dan tulang. Laktoferin adalah pengikat zat besi dan juge berperan untuk melawan patogen.

2. Es krim bikin gemuk

Banyak yang bilang jika makan es krim orang akan menjadi gemuk padahal tidak seperti itu. Gemuk disebabkan karena makanan yang kurang baik dan juga faktor keturunan. Energi dan lemak yang terkandung dalam es krim sangat kecil, sekitar 10 persen energi dan hanya 15 persen lemak dari kebutuhan kita sehari.

3. Es krim penyebab batuk dan pilek

Mitos seperti ini tidak benar karena batuk atau pilek hanya disebabkan oleh virus dan alergen. Pada anak-anak alergen biasanya bersifat bawaan. Es krim memiliki suhu yang dingin namun mudah meleleh jika sudah masuk ke dalam mulut sehingga setelah masuk ke kerongkongan suhunya sudah tidak sedingin air es.

4. Es krim dapat menyebabkan gigi berlubang

Gigi berlubang disebabkan oleh sisa karbohidrat dan gula yang terfermentasi pada gigi oleh karena itu setelah memakan es krim, dianjurkan untuk meminum air putih, berkumur dan menggosok gigi.

5. Memakan es krim cepat-cepat menyebabkan sakit kepala

Brain freeze adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan situasi seperti ini. Ada teori yang mengatakan bahwa sakit kepala itu disebabkan oleh pendinginan yang cepat sehingga membuat saraf nyeri lokal terutama yang dekat dengan mulut. Ada juga yang mengatakan bahwa penyempitan pembuluh darah di langit-langit dan belakang mulut membuat saraf nyeri menjadi aktif dan menyebar ke bagian kepala. Di bagian belakang mulut terdapat pusat saraf atau sphenopalatine ganglion. Kemungkinan pada saat memakan es krim yang dingin, suhunya mencapai pusat saraf ini.

Itu dia mitos dan kandungan es krim yang sebenarnya. Bagaimana menurut kamu? Ga perlu takut gemuk lagi untuk menyantap es krim kegemaran kamu kan?

Comment di sini