Ribuan Investor Jarah Kantor Koperasi Langit Biru

by
June 4th, 2012 at 4:52 pm

ANTARA/Ari Bowo Sucipto

Koperasi Langit Biru yang berlokasi di Perumahan Bukit Cikasungka, Blok ADF, nomor 2,3,4,5, RT 03/09, Desa Cikasungka, Solear, Tangerang dijarah investornya. Investor nekat menjarah koperasi lantaran uang keuntungan tidak kunjung dibagikan.

Pada Sabtu 2 Juni lalu, sekitar 2000 investor Koperasi Langit Biru dari berbagai kota di Indonesia melakukan aksi pengrusakan kantor koperasi tersebut. Para investor geram lantaran pihak koperasi tidak kunjung keluar dan memberikan bonus keuntungan seperti yang sudah dijanjikan.

Para investor yang sudah menunggu sejak pagi hingga siang, akhirnya naik pitam. Apalagi tidak ada satu pun petugas koperasi yang keluar untuk menemui para investor. Masa mulai panik dan memberanikan diri untuk merangsek masuk ke dalam kantor Koperasi Langit Biru.

Dengan merusak pintu dan memecahkan kaca jendela koperasi, akhirnya investor yang marah ini berhasil masuk. Sejumlah paket sembako yang ada di dalam koperasi pun langsung dijarah investor yang tidak mau rugi.

Menurut salah satu investor, awalnya pemberian bonus dari koperasi berjalan lancar. Namun, setelah memasuki bulan keenam dan seterusnya, bonus mulai tersendat dan bahkan macet. Hal ini membuat sejumlah investor pun memutuskan untuk datang dan meminta penjelasan terkait macetnya pemberian bonus keuntungan tersebut.

“Pihak koperasi yang sebelumnya menjanjikan akan membagikan bonus keuntungan kepada para investor, tetapi tidak diberikan,” ujar Anita salah satu investor seperti dikutip dari Tempo.

Akibat dari penjarahan ini aktivitas di Koperasi Langit Biru lumpuh. Semua petugas koperasi tidak ada yang berani datang ke lokasi. “Sementara tak ada aktivitas apa pun di lokasi,” ujar Kapolsek Cisoka Ajun Komisaris Budi Hermanto.

Meskipun demikian, lanjut Hermanto, polisi masih akan melakukan penjagaan di sekitar lokasi. Apalagi saat ini sejumlah investor masih ada yang bertahan di lokasi karena ingin mengamankan surat perjanjian mereka dengan koperasi. Padahal para pegawai atau petugas koperasi sudah tidak diketahui keberadaannya.

Comment di sini