Ulama Prancis Dibui Karena Menyunat Putrinya

by
June 5th, 2012 at 10:03 am

Getty Image/ Halfdark

Seorang ulama Prancis, bersama dengan istrinya, diketahui telah meminta dokter untuk menyunat sebagian kecil dari alat kelamin keempat putri mereka. Atas tindakan ini, sang Ayah diganjar hukuman dua tahun penjara sementara istrinya harus rela menerima hukuman penjara satu setengah tahun.

Pasangan ini berasal dari Guinea, sebuah negara koloni Prancis di Afrika Barat yang berpenduduk mayoritas muslim. Sebuah studi pada 2007 mengatakan bahwa 96 persen dari anak perempuan di Guinea memiliki alat kelamin yang disunat.

Keempat anak mereka menangis histeris saat mereka mendengar hasil putusan dan melihat orang tua mereka dibawa ke penjara. Nathalie Bouvier-Longeville, pengacara yang mewakili para korban yang juga merupakan anak-anak tersangka, menyampaikan kepada pengadilan bahwa anak-anak itu mencintai orang tua mereka, dan mereka tidak berpikiran bahwa orang tua mereka adalah orang yang jahat.

Najat Vallaud-Belkacem, Menteri Hak-Hak Perempuan di Prancis mengatakan bahwa hal ini adalah “kejahatan berat” dan “penghinaan tak tertahankan untuk martabat perempuan”.

Seperti dikutip dari Tempo.co, Najat juga berjanji akan menindak tegas praktek ini. Dia bersumpah akan melacak dokter yang disebutnya “Algojo” yang telah melakukan praktik sunat terhadap 50 ribu wanita muslim di Prancis. Menurutnya, sunat adalah praktek menyiksa dan berbahaya dengan efek serius pada kesehatan, kesuburan, dan kesejahteraan fisik serta psikologis dari gadis-gadis sangat muda yang menjadi korbannya.

Comment di sini