Bahaya Plastik Kresek Hitam Mengintai Kita

by
June 6th, 2012 at 2:48 pm

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah memberi peringatan pada publik tentang bahaya yang terkandung dalam tas kresek terutama yang berwarna hitam. Namun sepertinya peringatan BPOM ini belum diindahkan oleh masyarakat apalagi oleh pedagang gorengan yang berjualan dipinggir jalan. Mereka kerap menggunakan tas kresek hitam sebagai wadah makanan yang masih panas mengepul.

Namun ternyata banyak juga pedagang yang belum paham bahaya yang ada pada tas plastik kresek hitam. Para pedagang ini menggunakan plastik hitam karena harganya yang relatif murah. Hasil penelitian yang dilakukan oleh I Made Arcana dosen kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi satu alasan bagi kita untuk menghindari penggunaan plastik hitam karena zat pewarna hitam yang digunakan bisa menjadi zat yang memicu kanker dalam tubuh jika terkena panas sebaiknya diberi alas daun atau kertas asal bukan kertas koran.

Kantong plastik jadi lebih berbahaya jika dibakar karena senyawa dioksin yang ada pada plastik akan menguap dan terurai di udara dan itu bisa terhirup oleh manusia dan dapat memicu depresi, gangguan sistem saraf, pembengkakan hati, kanker dan juga hepatitis. Selama ini tak banyak juga orang yang tahu bahwa plasti daur ulang tidak hanya dibuat menjadi kresek tapi juga sedotan, piring plastik kecil, gelas plastik berwarna dan lain sebagainya.

Kertas koran, kertas bekas print, dan kertas majalah ternyata mengandung timbal yang dapat dengan mudah berpindah ke makanan. Zat ini bisa menyebabkan kelumpuhan. Sebaiknya menggunakan wadah yang memang didisain sebagai wadah makanan.

Styrofoam yang sering dipakai memang relatif aman sebagai pembungkus makanan tapi tetap harus dikurangi penggunaanya karena bahan styrofoam sangat tahan lama dan tidak ramah lingkungan sehingga membutuhkan ratusan tahun untuk mengurai bahan seperti ini. Membakar styrofoam hanya akan membuat bahan beracun di dalamnya menguap ke udara dan malah akan semakin berbahaya karena jika terhirup akan menetap dalam tubuh dan menimbulkan masalah kesehatan yang cukup serius.

Pembungkus lain yang ternyata cukup berbahaya adalah botol plastik air minum. Kandungan PET atau polyethylene terephthalate bisa bersifat karsinogenik jika digunakan berulang-ualng. Kemasan seperti ini hanya aman untuk sekali pakai saja dengan tidak dicuci dan juga suhu normal dan dijauhkan dari sinar matahari.

Bahan lain yang juga berbahaya adalah melamin. Bahan ini menjadi favorit ibu-ibu rumah tangga karena tahan banting dan harganya yang relatif murah. Namun ternyata tidak semua bahan melamin aman, sebaiknya membawa sendiri peralatan makanan agar terhindar dari berbagai resiko kesehatan. Jadi bingung mau pakai apa? Masih ada rantang dan juga keramik atau gelas kok!

Comment di sini