Kisah Bubur Ayam Langganan Istana Negara

by
June 6th, 2012 at 1:54 pm

Tempat makan bubur ayam yang jadi legenda terutama bagi penduduk kawasan Depok Utara. Nama tempat makan ini adalah kedai “Bubur Ayam Tasik”. Jika kamu memang gemar dengan bubur, sebaiknya jangan lewatkan wisata kuliner yang satu ini.

Padanan cakue, suwiran ayam, dan daun bawang membuat sensasi di lidah jadi terasa istimewa. Jika ada campuran yang tidak disuka, pembeli bisa memesan langsung pada pelayan agar tidak menggunkan bahan yang tidak disukai.

Bubur memang lebih nikmat kala masih panas apalagi dengan aroma yang lezat dan tampilan yang menggoda. Jangan khawatir dengan tempat makan yang tidak bersih, lantai dan juga suasana rumah sangat bersih sehingga siapapun pasti merasa nyaman.

“Warung ini telah berdiri sejak tahun 1986,” kata pemilik warung. Walikota dan Kapolres Depok juga sering makan di sini. Walaupun telah berganti kepemimpinan tapi untuk selera mereka masih sama. Bahkan untuk acara Pemda Depok dan Polres Depok warung ini sering dipesan untuk menyajikan menu andalan.

Dahulu warung ini terletak di daerah Margonda namun kemudian berpindah ke jalan Arif Rahman Hakim. Universitas Indonesia juga kerap memesan bubur di sini apabila ada hajatan.

Namun, yang paling spesial tentunya adanya fakta bahwa Istana Negara pernah memesan makanan di sini.  Andi, si pemilik, mengatakan jika warungnya tidak dipesan langsung tapi melalui bagian katering dengan proses yang cukup rumit karena harus mengirim sampel. Namun dia tetap bangga karena masakannya bisa sampai ke istana.

Ketika ditanya tentang rahasia masakannya, Andi mengatakann jika dirinya tidak memiliki rahasia khusus. Hanya saja dia tidak membuat bubur langsung untuk satu hari. Dia hanya membuat biangnya saja kemudian ditambah air sehingga bubur tidak akan hancur karena terlalu lama dipanaskan.

Bagaimana? Tertarik berburu bubur ayam tasik yang dipesan Istana Negara di Depok?

Comment di sini