Wow! Kekuatan Cinta Wanita Indonesia Bangunkan Pria Koma

by
June 8th, 2012 at 5:04 pm

Matthew Taylor, seorang pria yang terbaring koma selama 10 bulan tiba-tiba bangun setelah mendengar suara kekasihnya. Taylor mulai tersadar dari koma-nya setelah ia mendengar suara kekasihnya dari telepon.

Taylor adalah seorang pria yang berprofesi sebagai pengajar Bahasa Inggris di Bali. Beberapa bulan yang lalu dia mengalami kecelakaan motor. Kepala Taylor mengalami gegar otak yang parah.

Akibatnya, Taylor tidak pernah sadarkan diri dari koma-nya karena kecelakaan tersebut. Sampai suatu saat, kekasih Taylor yang bernama Handayani Nurul menelepon. Orang tua Taylor yang menerima telepon langsung mendekatkan teleponnya ke telinga Taylor.

Sangat luar biasa, Taylor tiba-tiba meneteskan air mata di pipinya. “Air matanya mengalir saat kami mendekatkan telepon ke telinganya. Kekasihnya menanyakan sesuatu, ia seakan menjawab “ya” dengan bahasa tubuhnya,” kata ayah tiri Taylor, Simon Moore, seperti dikutip dari Daily Mail.

Ini adalah tanda-tanda Taylor mulai pulih kembali setelah 10 bulan koma. Namun sayang, kesadaran Taylor saat ini masih belum pulih secara total. Namun setidaknya, setelah mendengar suara Nurul, kondisi Taylor mulai membaik.

“Ia bisa menggerakkan tangannya, kiri dan kanan saat telepon berdering. Kami sangat lega ia mulai pulih,” kata Moore. Kini ibu Taylor, Heather pun makin sering menghubungi Nurul lewat telepon untuk anaknya.

Taylor adalah pria dari Overseal, Derbyshire, Inggris. Taylor bertemu dengan Nurul setelah ia pindah ke Indonesia tahun 2009 yang lalu untuk mengajar Bahasa Inggris di pulau Dewata, Bali.

Taylor dan Nurul sejatinya berniat untuk melangsungkan pernikahan bahkan, mereka sudah bertunangan. Namun, rencana mereka untuk menikah itu terhalang oleh tragedi kecelakaannya Taylor.

Taylor mengalami cedera yang berat, selain tengkorak yang retak, rongga matanya juga harus direkonstruksi menggunakan tulang dari pahanya. Saat operasi itulah, ia koma, dan tidak sadarkan diri selama 10 bulan.

Hingga pada bulan Oktober, Taylor dipulangkan ke Inggris untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif. Orang tua Taylor selalu mendampinginya di samping tempat tidur di Royal Derby Hospital. Nurul juga sempat menemani Taylor selama tiga bulan, namun ia kembali ke Bali karena masa Visanya sudah habis.

Kini kondisi Taylor, masih dalam tahap pemulihan. Nurul yang berada di Indonesia masih terus memberikan motivasi pada kekasihnya itu melalui teleponnya.

Luar biasa.! :D

Comment di sini