Label Halal MUI Tak Diakui di Luar Negeri

by
June 11th, 2012 at 9:56 am

Label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) tidak diakui di luar negeri. Sejumlah negara di Timur Tengah saja tidak mau menerima pasokan barang impor yang berlabel halal untuk negaranya. Mereka mengaku masih meragukan keabsahanya.

Hal itu sesuai dengan yang diungkapkan oleh Presiden Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia, Thomas Darmawan. Thomas menuturkan, sejumlah eksportir mengalami kendala karena label halal MUI.

Pasalnya ada beberapa negara Timur Tengah yang tidak mengakui label halal dari MUI. “Mereka hanya mengakui label haram,” ujar Thomas seperti dikutip dari Tribun.

Menurut Thomas, hal ini akan menimbulkan berbagai masalah untuk para eksportir. Bahkan, para eksportir juga akan mengalami kerugian akibat dari menggantungnya barang-barang jualan mereka di pelabuhan luar negeri.

Thomas mengatakan bahwa proses ekspor makanan kaleng akan terhambat. Ini jelas akan merugikan pihak pengusaha makanan kaleng yang akan diekspor ke luar negeri itu.

Thomas menjelaskan, rata-rata negara di Timur Tengah lebih menekankan hubungan antara pemerintah dengan pemerintah. Dengan kata lain, pihak MUI tidak bisa lagi mengatasi hal ini. Di sini pemerintah Indonesia yang harus menghubungi pihak pemerintah negara Timur Tengah itu.

“Kementerian Agama harus memberikan surat kepada Pemerintah Uni Emirat Arab, untuk memberikan keterangan terkait hal itu,” papar Thomas.

Menurut Thomas, saat ini para pengusaha tengah menunggu hasil rapat masalah label halal yang sedang dibahas di DPR. Belum jelas, apakah label halal ini akan dihilangkan atau tetap ada dengan cara melakukan negosiasi dengan pihak asing.

Pemberian label halal ini sudah diatur dalan UU Hak Label Halal. Dimana dalam UU tersebut disebutkan bahwa Kementerian Agama memiliki hak penuh untuk memberikan perizinan halal melalui sebuah pengujian terlebih dahulu.

Comment di sini