Kerangka Vampir Dipamerkan di Museum Bulgaria

by
June 12th, 2012 at 9:19 am

Telegraph

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, sejumlah arkeolog berhasil menemukan kerangka yang diduga milik vampir di Bulgaria beberapa hari yang lalu. Ternyata para arkeolog Bulgariaberencana untuk memajangnya di museum sejarah.

Setelah berhasil menggali di dekat Laut Hitam dan menemukan kerangka yang kira-kira berusia 700 tahun, para arkeolog ingin berbagi pengalaman dengan memamerkan kerangka tersebut di sebuah museum sejarah di Bulgaria.

Setelah dilakukan penelitian, ketua Museum Sejarah Nasional, Bozhidar Dimitrov mengatakan bahwa kuburan vampir itu merupakan bagian dari ritual penyembahan berhala yang sudah ada di Bulgaria sejak abad ke 12 sampai abad ke 14. Tujuan dari ritual ini ialah menjaga agar para pria di suatu desa tidak berubah menjadi vampir sehingga mereka mengubur vampir ini dan menikamnya dengan batangan besi ataupun batang pohon besar.

Dimitrov juga menambahkan bahwa setelah menjelajah ke seluruh Bulgaria, mereka telah menemukan lebih dari 100 kerangka vampir yang terkubur. Vampir itu sebagian besar adalah para bangsawan yang pada zaman dahulu diyakini sebagai penghisap darah yang mampu hidup abadi.

Ternyata rakyat menilai para bangsawan ini adalah orang yang selalu melakukan kejahatan semasa hidupnya sehingga mereka yang hidup pada masa itu percaya bahwa bangsawan ini akan menjadi vampir setelah kematiannya. Oleh karenanya, rakyat melakukan ritual penyembahan berhala  untuk menguburkan mereka dengan jasad yang ditusuk dengan batang besi, maupun batang-batang pohon yang besar.

Kepercayaan ini terus berlangsung di negara-negara Balkan (Bulgaria, Turki, Kroasia, Montenegro, Yunani dan Serbia), khususnya Bulgaria sebelum agama Kristen mulai masuk pada abad ke-19. Sebelum abad ke-19, masyarakat di negara Balkan masih dipengaruhi oleh mitos tentang Drakula. Mitos ini menginspirasi Bram Stoker, seorang penulis novel, untuk menuliskan kisah tentang makhluk malam penghisap darah manusia ini.

Reuters

Comment di sini