Studi: Cipika Cipiki Lebih Sehat daripada Jabat Tangan

by
June 14th, 2012 at 4:20 pm

Source: Pool/Getty Images AsiaPac

Di Indonesia, masih ada kesan tabu terhadap budaya yang satu ini. Ya, sebagian orang Indonesia akan sedikit merasa risih jika harus “cipika cipiki”. Jangankan sama lawan jenis yang sebaya, terkadang cipika-cipiki sama saudara kita sendiri berasa “aneh”.

Padahal, sebuah studi tahun 2008 menunjukkan bahwa menggunakan cium pipi –populer dengan nama cipika cipiki– sebagai sapaan lebih sehat daripada bersalaman karena kita tidak tahu apa yang sudah dipegang orang tersebut sebelum bersalaman dengan kita. Dengan cara ini maka kita sedikit mengurangi kemungkinan bakteri atau kuman jahat yang masuk melalui tangan.

Selain fakta di atas, ada beberapa fakta lain tentang “kissing” yang menarik untuk diketahui:

1. Otot saat berciuman

Saat seseorang sedang berciuman, diperlukan setidaknya 146 otot yang aktif berkoordinasi.

2. Adegan ciuman

Adegan ciuman yang pertama kali muncul di layar adalah ketika dua orang tentara (dan, keduanya pria -___-”) berciuman di dalam sebuah film bisu berjudul “Wings” pada 1927.

3. Eskimo kiss

Istilah “Eskimo Kiss” pertama dikenal dunia melalui sebuah film dokumenter yang dibuat oleh Robert J Flaherty. “Eskimo Kiss” atau “ciuman eskimo” adalah sebuah gerakan menggesek hidung dengan hidung orang yang kita cium. Biasanya dilakukan seorang ibu, ayah, atau kakak kepada anaknya atau adiknya. Persepsi ini hampir salah karena pfaktanya, bangsa Inuit atau Eskimo berciuman menggunakan bibir seperti orang pada umumnya.

4. French kiss

Istilah ilmiah dari French Kiss adalah “cataglottism” yang artinya “menurunkan lidah”. Orang Prancis menggunakan kata yang sama –baiser– untuk menggambarkan “berciuman” dan “bercinta”.

Comment di sini