5 Kemampuan Ajaib Para Bayi

by
June 15th, 2012 at 1:49 pm

Bayi yang baru dilahirkan ternyata memilik kemampuan yang cukup mengagumkan. Kemampuan ini berhubungan dengan kelangsungan hidup mereka atau hanya sekadar cara mereka berkomunikasi dengan orang dewasa.

Tak banyak orang yang tahu bahwa ternyata bayi memiliki 5 kemampuan ajaib. Kemampuan ini tidak akan ditemukan pada orang dewasa, hanya bayi saja yang bisa. Apa saja lima kemampuan itu?

1. Lucu dan menggemaskan

Tim psikologi dari China dan Kanada melakukan sebuah penelitian yang menemukan bahwa bayi sangatlah menggemaskan. Namun hal ini akan berubah saat anak mulai berusia 4,5 tahun. Hal ini terjadi ketika struktur wajah bayi yang berubah menjadi kurang mengesankan.

Sebelum mencapai usia tersebut, para bayi berevolusi dari bentuk dahi yang menawan, wajah bulat, mata besar, mulut dan hidun yang kecil serta kepala yang besar. Penelitian lain menemukan bahwa bayi yang mempunyai dahi yang datar, berwajah kotak dan mata yang cenderung kecil, menandakan mereka kurang perhatian.

2. Intuisi Quantum

Bayi yang baru saja dilahirkan tidak begitu saja menyesuaikan diri dengan realitas. Mereka hidup dalam pemahaman mekanika intuitif. Seperti yang diungkapkan oleh Seth Llyof, seorang pakar quantum computing di Massachusetts Institute of Technology, hingga usia mereka mencapai tiga bulan, bayi-bayi ini mengalami lack of sense of object permanence atau pemahaman bahwa suatu objek tertentu hanya bisa ditempatkan pada satu tempat di satu waktu.

Sebelum masa tersebut, percobaan dan permainan seperti “ciluk ba” menunjukkan bahwa bayi berpikir objek tersembunyi bisa berada di mana saja seperti itulah intuisi bayi-bayi untuk mekanika quantum.

3. Insting dalam air

Bayi mempunyai kemampuan olahraga yang merupakan reflek otomatis yang akan menghilang perlahan seiring dengan perkembangan, bersamaan dengan otak yang mengambil alih kelangsungan hidup secara bertahap. Salah satu kemampuan bayi adalah diving reflex atau bradycardic. Insting ini adalah salah satu cara untuk bertahan hidup dari organ laut pada zaman kuno.

Apabila bayi berusia 6 bulan kepalanya dimasukkan ke dalam air, mereka akan menahan napas secara alami dan disaat yang bersamaan, detak jantung pun melemah. Ini akan membantu untuk menghemat oksigen dan darah yang mengalir ke organ vital, jantung dan otak. Hal ini membuat bayi mampu bertahan hidup dalam air lebih lama daripada orang dewasa.

4. Ritme

Bayi ternyata dilahirkan dengan ritme bawaan. Ini ditunjukkan dengan penelitian pada tahun 2009 yang dilakukan oleh para peneliti Eropa yang memainkan ritme drum untuk bayi yang berumur dua dan tiga hari. Ritme ini sesekali berdetak kencang dan sesekali ada yang terganggu. Saat gangguan terjadi, elektroda yang dilekatkan pada otak yang menjadi kunci respon menunjukkan bahwa ekspektasi mereka terganggu.

Kemungkinan mendapata ritme teratur dari detak jantung ibunya saat berada dalam perut atau ini memang adalah kemampuan ritmis alamiah mereka. Para ahli juga mengatakan bahwa sense ini akan membantu bayi untuk belajar dan juga mengidentifikasi irama bicara orang tua mereka dan juga bahasa ibu atau native language mereka sendiri.

5. Cepat belajar

Bayi memang sangat menggemaskan namun tidak banyak yang tahu bahwa mereka mendapatkan pengetahuan dengan cara yang cukup mengejutkan. Semua pengalaman yang mereka miliki dibuat permanen dengan cara menghubungkan sel otak yang disebut dengan neuron. Seiring dengan waktu seorang bayi yang berumur tiga tahun, otaknya akan dibentuk dari sekitar 1000 bilyun koneksi atau dua kali lebih banyak ketimbang orang dewasa.

Terbayang betapa cerdasnya mereka. Pada usia anak yang ke-11, kepadatan anak-anak mulai dibersihkan dan biasa disebut dengan pemangkasan dari beragam koneksi yang berlebihan.

Sungguh tidak menyangka bayi ternyata sangat ajaib!

Comment di sini