Seafood Di Jakarta Tercemar Logam Berat?

by
June 15th, 2012 at 11:31 am

Para penggemar seafood di Jakarta sepertinya harus berhati-hati soal asal usul seafood yang kamu makan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pastikan Anda tidak menyantap seafood yang didatangkan dari Teluk Jakarta.

Seafood yang berasal dari Teluk Jakarta cukup berbahaya karena sudah tercemar logam berat dan juga limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) lainnya. Teluk Jakarta menjadi tempat pembuangan bagi 21 perusahaan besar. Mereka membuang limbah di teluk ini dan sungai-sungai penuh sampah di Jakarta bermuara di teluk ini juga. Bisa dibayangkan betapa kotornya Teluk Jakarta.

Teluk Jakarta adalah salah satu pintu masuk menuju kota Jakarta dari utara. Teluk ini juga memiliki peran yang cukup strategis bagi perekonomian Indonesia. Teluk ini pun dijadikan sebagai tempat budidaya oleh petambak dan nelayan. Sayangnya tingkat pencemaran di perairan Teluk Jakarta sangat tinggi.

Pada tahun 1979 para peneliti di Batan atau Badan Aton Nasional telah menemukan bahwa kadar logam berat di air teluk sangat tinggi. Di beberapa lokasi lain, seperti Muara Angke, kadar logam berat bahkan terus meningkat. Karena tingkat pencemaran yang tinggi ini pula, Teluk Jakarta disebut sebagai teluk yang paling tercemar di Asia. Hal ini disebabkan oleh pembuangan limbah industri dan rumah tangga yang tidak mempedulikan kondisi teluk.

Walaupun tingkat pencemarannya sangat tinggi namun sampai saat ini masih banyak yang menjual udang, kerang, dan ikan yang berasal dari Teluk Jakarta ke masyarakat. Makanan laut yang paling populer adalah kerang hijau yang banyak dikonsumsi karena harganya lebih murah.

Mengonsumsi seafood yang berasal dari perairan yang tercemar parah malah akan membuat kesehatan memburuk. Efek memakan makanan laut yang tercemar adalah menurunnnya tingkat kesuburan dan juga kecerdasan. Tidak usah takut mengonsumsi makanan laut. Yang harus diperhatikan adalah darimana asal makanan itu.

Comment di sini