Alasan Kata Pertama Bayi “Mama” dan “Papa”?

by
June 19th, 2012 at 9:26 am

Pernah bertanya-tanya kenapa bayi biasa mengucapkan kata “papa” atau “mama” saat mereka pertama kali mampu berbicara?

Para peneliti dari Amerika Serikat, tepatnya University of British Columbia, mencoba meneliti lebih lanjut tentang kebiasaan ini. Melalui pemindaian otak, mereka mengetahui bahwa bayi cenderung lebih mudah menerima kata-kata yang sederhana seperti “papa” atau “mama” yang hanya memiliki dua suku kata dan terdapat pengulangan pada huruf vokal “a”.

Judith Gervain, salah satu peneliti yang terlibat dalam riset mengungkapkan ada 22 bayi berusia 2-3 hari yang diteliti. Mereka diperdengarkan sejumlah kata seperti “mubaba” dan “penaku” untuk melihat respon para bayi.

Ketika dipindai, otak kiri bayi lebih merespon kata-kata sederhana yang mengandung perulangan seperti “penana” dan “mubaba”. Kata-kata lain yang lebih kompleks hanya berlalu saja, tidak diterima oleh otak.

Penelitian ini sekaligus mendukung fakta yang mengungkapkan bahwa otak kiri merupakan pusat bahasa bagi orang dewasa yang tidak kidal.

Para orangtua selayaknya mengajarkan kata-kata yang mengandung perualangan sedari kecil untuk melatih para bayi untuk berbicara. Pada usia 10 bulan, bayi sudah mampu mengamati hal-hal yang berada di sekitar mereka.

Disarankan bagi para orangtua untuk menyebutkan nama benda yang membuat mereka tertarik. Bayi harus sering diajak berbicara agar terjadi komunikasi antara orangtua dan anak.

Selain untuk melatih anak agar cepat berbicara, komunikasi dua arah mutlak diperlukan untuk memperkuat hubungan batin orangtua dan anak.

Comment di sini