Polisi Perut Gendut Diwajibkan Untuk Berdiet

by
June 19th, 2012 at 10:28 am

Setiap negara tentu mempunyai satuan pengamanan atau polisi. Dimana tugas para polisi adalah menjaga keamanan dan membekuk para penjahat. Tak jarang aksi kejar-kejaran antara polisi dan penjahat juga sering terjadi. Tapi, apa jadinya jika polisinya berperut gendut?

Kondisi perut polisi yang gendut tentu akan menghambat mereka dalam menjalani tugas. Apalagi kalau harus terjadi aksi kejar-kejaran pasti perut gendut akan sangat mengganggu. Dengan kata lain kondisi perut yang gendut membuat kinerja polisi jadi tidak maksimal.

Agar hal itu bisa teratasi, kepala polisi di Provinsi Punjab, Pakistan, Habibur Rehman mengeluarkan peraturan baru. Sekitar 175 ribu personel polisi di Punjab, diwajibkan untuk berdiet. Karena mulai 1 Juli mendatang, lingkar pinggang semua personel polisi tidak boleh melebihi batas 96 sentimeter.

“Jika saya bisa berdiet, Anda juga,” kata juru bicaranya, Nabila Ghazanfar yang menirukan perkataan Rehman.

Jika ada yang melanggar peraturan baru tersebut maka akan ditindak tegas oleh Kepala Polisi Punjab. Polisi yang melanggar tidak boleh bertugas lagi di lapangan.

Selain mengeluarkan peraturan baru melarang polisi berperut gendut, kepolisian Punjab juga menyediakan fasilitas untuk berdiet personelnya. Kepolisian Punjab juga memberikan waktu kepada para personelnya untuk berolahraga agar bisa berdiet.

Semua polisi diwajibkan tidak berperut gendut karena di wilayah Punjab sering terjadi serangan militan Taliban. Apalagi kabarnya sebagian personel polisi Punjab memiliki kelebihan lemak di bagian perut. Ini tentu akan menjadi penghambat jika nantinya terjadi serangan.

Berdasarkan pemberitaan media lokal, The News sekitar 77 persen polisi di Kota Rawalpindi, Punjab, kelebihan berat badan. Itulah sebabnya kepolisian Punjab mengeluarkan peraturan polisi tidak boleh berperut gendung.

Menurut Ghazanfar banyaknya personel polisi Punjab yang berperut gendut ini disebabkan karena kurangnya personel. Itulah sebabnya banyak personel yang tidak sempat untuk berolahraga karena harus bekerja ekstra.

“Jika seorang petugas mengerjakan tugas enam orang, kapan dia akan berolahraga?” ucap Ghazanfar seperti dikutip dari Tempo, Selasa (19/6/2012).

Selain itu, makanan Pakistan juga disebut-sebut sebagai penyebab semakin banyaknya polisi gendut di Punjab. Pasalanya makanan ala Pakisan kebanyakan mengandung banyak minyak, daging, dan bahan lemak lainnya.

Karena hal itulah pihak polisi Punjab meminta semua personelnya untuk menjalani diet mulai dari sekarang. Ini dilakukan agar pada 1 Juli nanti semua polisi sudah tidak ada yang berperut gendut.

Bagaimana dengan polisi di Indonesia, apakah masih ada yang berperut gendut?

Comment di sini