Penjual Buku Penghina Islam Diadili

by
June 21st, 2012 at 8:54 am

Penjual buku “Allah, Liberty and Love” di Malaysia diadili di Pengadilan Tinggi Syariah Malaysia. Buku tersebut dianggap telah menghina agama Islam dan sudah dilarang penjualannya di Negara Jiran ini.

Nik Raina Nik Abdul Aziz (36), penjual sekaligus manajer toko buku Borders dianggap telah melakukan pelanggaran. Dia dituduh telah mendistribusikan buku Allah, Liberty and Love (The Courange to Reconcile Faith and Freedom). Padahal buku itu sudah dilarang untuk diperjualbelikan.

Pada 23 Mei 2012 lalu, di toko buku Borders milik Berjaya Buku Sdn Bhd, yang di manajeri oleh Nik Raina itu terdapat beberapa buku yang berjudul “Allah, Liberty and Love” di rak penjualannya. Toko buku ini berada di lantai tiga Garden Mall, Malaysia.

Saat ini Nik Raina diancam hukuman denda sebesar RM 3.000 atau penjara dua tahun. Jika terbukti bersalah, keduanya di jerat Pasal 13 (1) dari Undang-Undang (Wilayah Federal) Pelanggaran Pindana Syariah tahun 1997.

Buku yang berjudul “Allah, Liberty and Love” adalah buku karya penulis Kanada, Irshad Manji. Buku tersebut dianggap telah menghina Islam karena berisi tulisan yang melawan hukum Islam. Manji juga pernah menulis buku “The Trouble with Islam Today: A Muslim’s Call for Reform in Her Faith.

Rencananya buku Allah, Liberty and Love versi Bahasa Malaysia itu akan diluncurkan di Kuala Lumpur Malaysia bulan lalu. Namun rencana itu gagal lantaran adanya penolakan dari ormas Malaysia, Persatuan Persaudaraan Muslimah Malaysia (Salimah).

Ormas Salimah menolak keras kedatangan Manji ke Malaysia karena dianggap telah menghina Islam lewat tulisan-tulisannya. “Mengundang seseorang seperti dia merupakan sebuah upaya mengusik sensitivitas komunitas muslim di negeri ini,” ujar Aminah Zakaria, Ketua Salimah seperti dikutip dari Tempo, Kamis (21/6/2012).

Kini buku “Allah, Liberty and Love” karya Manji Irshad sudah dilarang peredarannya di Malaysia. Bagi yang melanggar hal itu dan menjual buku tersebut maka akan dikenakan hukuman pidana dan denda.

Sementara itu, Nik Raina masih menjalani pemeriksaan terkait buku “Allah, Liberty and Love” yang ada di toko buku yang dipimpinnya. Jika bersalah, maka Nik Raina akan dikenai hukuman denda.

Comment di sini