Fenomena Koruptor Mendadak Berjilbab Setelah Jadi Tersangka

by
June 22nd, 2012 at 4:58 pm

Belakangan ini beberapa nama wanita mulai muncul sebagai tersangka dalam kasus korupsi. Anehnya, mereka langsung merubah penampilan dari tidak berjilbab jadi berjilbab. Hal ini pun disesalkan oleh banyak pihak.

Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se-Indonesia, Tutty Alawiyah menilai hal tersebut bisa saja merugikan umat muslim khususnya para muslimah. Menurutnya ini akan berpengaruh pada nama baik umat muslim itu sendiri.

“Kalau tiba-tiba saja mereka mengenakan jilbab saat sudah tertangkap, padahal sebelumnya mereka tidak pernah, ini tentunya sangat merugikan muslimah dan umat Islam,” kata Tutty seperti dikutip dari Republika, Jumat (22/6/2012).

Berikut foto tersangka korupsi yang tiba-tiba berjilbab:

Tutty mengaku kecewa dengan ulah para koruptor yang tiba-tiba berjilbab tersebut. Dengan tegas Tutty menyatakan tidak setuju jika jilbab itu hanya digunakan sebagai usaha memanipulasi diri agar terlihat baik di masyarakat.

“Saya sangat tidak sreg,” ujar Tutty.

Tutty menilai tingkah para koruptor tersebut bisa membuat nama baik muslim jadi tercoreng. Ini juga bisa menimbulkan hal negatif di kalangan orang non Muslim atau orang yang tidak suka dengan agama Islam.

Karena hal itulah Tutty lantas menyarankan adanya peraturan dalam tata busana untuk para koruptor. Apalagi ini sudah menyangkut citra agama di masyarakat. “Tentunya memang perlu ada pengaturan tata busana agar hal tersebut tidak menjadi bias,” ujarnya.

Tutty juga meminta pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk bertindak tegas mengenai masalah tersebut. Ia juga mengaku akan memberikan masukkan mengenai masalah ini pada acara ijtima ulama MUI pada 29 Juni mendatang di Tasikmalaya.

Bagaimana menurut Anda, apakah para koruptor yang mengenakan jilbab “jadi-jadian” ini harus ditindak tegas?

Comment di sini