Apple: Tersandung Masalah Penipuan Konsumen

by
June 23rd, 2012 at 9:15 pm

Daily News

Apple yang menjadi raksasa produsen teknologi tersandung masalah terkait dengan produk iPad seri terbaru mereka. Kali ini Apple dilaporkan kepada pihak berwajib oleh warga Australia yang merasa dibohongi tentang informasi kecanggihan 4G yang katanya tidak seperti yang diiklankan oleh pihak Apple.

Apple dianggap berbohong karena pada iklan untuk iPad terbarunya, mereka menyebutkan bahwa iPad ini dilengkapi dengan fitur WiFi yang ditambah dengan kemampuan jaringan koneksi 4G, sehingga memampukan tablet ini mengakses data internet dengan cepat. Namun, kenyataannya hal itu tidak dapat dinikmati oleh warga Australia.

Warga Australia melaporkan kasus kebohongan ini kepada Australian Competition and Consumer Commission, yang akhirnya ditindak-lanjuti secara hukum oleh ACCC tersebut hingga ke meja hijau.

Hakim yang mengusut kasus ini akhirnya mengeluarkan hukuman bahwa pihak Apple harus membayar denda sebesar 2,25 juta dollar Australia (21 miliar rupiah) serta perusahaan Apple ini juga dikenakan biaya persidangan oleh Pengadilan Federal sebesar 300.000 dollar Australia, kira-kira 2 miliar rupiah.

Hal ini ternyata tidak hanya terjadi di Australia, tapi juga di Inggris. Apple juga dituntut oleh lembaga pengawasan iklan di Inggris, yang dikenal dengan nama Advertising Standards Authority (ASA). Keluhan yang masuk ke ASA ini juga menyuarakan hal yang sama, yaitu penyesatan iklan Apple untuk iPad terbarunya dengan kemampuan 4G.

Ternyata kemampuan 4G tersebut hanya bisa diakses oleh warga negara Amerika Serikat dan Kanada saja. Penyebab munculnya masalah ini adalah Apple terlalu heboh mempromosikan kemampuan 4G-nya yang dapat memberi kemudahan bagi para penggunanya untuk mengakses internet dengan cepat.
Nyatanya, jaringan koneksi 4G yang dihebohkan di iklan mereka, tidak dapat dinikmati di semua negara.

Padahal semua orang tertarik dengan iPad seri terbaru ini karena fitur 4G yang digembar-gemborkan itu, oleh karenanya banyak pihak yang merasa tertipu karena Apple tidak memberitahukan adanya keterbatasan wilayah yang dapat menggunakan fitur 4G tersebut.

Apakah kasus ini akan menurunkan pamor Apple di dunia teknologi? Atau masih banyak-kah orang-orang yang setia pada produk hasil garapan inovator ternama alm.Steve Jobs ini?

Comment di sini