CiriCara: Cara Mencegah Informasi Pribadi Bocor di Internet

by
June 25th, 2012 at 8:31 am

Sekarang Internet sudah semakin menjamur, bahkan sudah mulai mencapai pelosok desa yang memungkinkan. Hal ini juga mendukung terciptanya tren seperti jual beli barang secara online. Namun apakah Anda tahu, bahwa Internet juga sebenarnya menyimpan bahaya laten mengenai informasi pribadi kita?

Tidak hanya nama saja, tapi juga kita bisa secara tidak sengaja membeberkan informasi-informasi yang sangat pribadi dan sensitif, seperti nomor rekening bank, nomor kartu kredit, nomor telepon seluler. Nah, apa jadinya jika data-data tersebut jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab?

Penipuan, pemerasan, dan lain-lainnya, bisa terjadi pada diri Anda jika memang data Anda bocor kepada orang yang tidak tepat. Tentunya Anda tidak ingin hal tersebut terjadi. Karena itulah, kami mencoba untuk memberikan tips-tips cara menjaga informasi Anda, agar tetap aman dari hal-hal berbahaya seperti itu. Berikut cara-caranya:

  1. Batasi Informasi Yang Anda Bagi

    Tidak semua informasi harus Anda masukkan ke dalam Internet. Pikirkan lagi sebelum memasukkan data sensitif, seperti nomor telepon, nomor ponsel. Hal inilah yang paling sering dilakukan oleh para pengguna media sosial seperti Facebook. Bayangkan jika Anda memasukkan nomor ponsel Anda di Facebook, dan bisa mengakibatkan Anda akan dihubungi oleh nomor yang tidak dikenal kapan pun, tentu itu akan sangat mengganggu bukan? Selain itu, usahakan tidak melakukan update status, misalnya pada Facebook, yang berisikan lokasi Anda berada. Karena hal tersebut bisa menunjukkan bahwa Anda sedang tidak di rumah, dan secara tidak langsung akan meningkatkan risiko rumah Anda kemalingan.

  2. Gunakan password yang kuat

    Kebanyakan orang hanya memasukkan password/kata sandi secara simpel. Tujuannya mungkin baik, agar mereka tidak lupa akan password mereka sendiri. Tapi bagaimana jika ternyata password tersebut adalah deretan angka ataupun alfabet yang mudah ditebak, seperti “123456” atau nama si pengguna, atau tanggal ulang tahun. Gunakanlah gabungan angka, simbol, huruf besar, dan huruf kecil dalam pembuatan password Anda. Pastikan juga itu masih mudah Anda ingat, dan memiliki panjang minimal 10 karakter.

  3. Pasang Software Anti Malware

    Virus, malware, adalah hal-hal yang paling sering “mampir” di komputer yang rajin terhubung dengan Internet, apalagi yang suka melakukan browsing secara sembarangan, tanpa mempedulikan keamanan situs tersebut. Virus dan malware tersebut akan bisa memicu lagging/lambatnya proses komputer Anda, ataupun secara diam-diam membagikan banyak sekali e-mail spam kepada kontak Anda. Jadi sebaiknya bentengi komputer Anda dengan anti virus dan malware yang kuat.

  4. Hati-hati Ketika Menggunakan Wi-Fi Di Tempat Umum

    Ketika Anda sedang berada di tempat umum, selain rumah Anda sendiri, baik itu di mall, di coffee shop, dimanapun, yang menyediakan fasilitas Internet nirkabel, sebaiknya Anda berhati-hati. Ketika pertama kali Anda terhubung dengan Internet tersebut, biasanya akan ditanyakan mengenai jenis koneksi. Pastikan Anda memilih “Public” karena itu kana mengurangi resiko seseorang bisa mengakses komputer Anda secara langsung. Jangan pernah melakukan transaksi online kecuali Anda berada dalam sesi yang aman, yang biasanya ditunjukkan pada address bar browser Anda. Ketika sebuah koneksi berjalan, biasanya pada bagian tersebut diawali dengan “http”, tapi jika koneksi tersebut adalah sebuah sesi yang aman, maka akan menjadi “https”.

Demikianlah tips dari kami. Semoga ini berguna bagi Anda semua yang suka menggunakan koneksi Internet setiap harinya.

Comment di sini