Di China Plasenta Bayi Dibuat Sup Obat Depresi

by
June 25th, 2012 at 4:47 pm

Ada yang berbeda dengan proses persalinan atau melahirkan di China. Para suster yang bekerja di rumah sakit kandungan selalu menyimpan plasenta bayi yang baru lahir di lemari pendingin. Kabarnya, plasenta ini akan dijadikan sup yang konon bisa mencegah depresi.

Plasenta adalah jaringan penyuplai makanan saat bayi masih dalam kandungan. Plasenta akan dipotong setelah anak lahir. Di Indonesia, jaringan plasenta bayi lebih dikenal sebagai ari-ari bayi dan biasanya dikubur atau dibakar.

Wang Lan, seorang wanita asal China mengaku menyimpan plasenta anaknya di lemari pendingin. Nantinya, plasenta tersebut akan diolah menjadi sebuah sup oleh ibunya. “Dia (Ibu Wang) terkenal sebagai ahli pembuat sup plasenta yang enak, tidak amis,” kata Wang.

Sejak ribuan tahun yang lalu masyarakat China percaya kalau sup plasenta mampu mencegah depresi. Tidak hanya itu, sup plasenta bayi ini juga bermanfaat untuk mencegah kulit mengalami penuaan dini.

Berdasarkan teks medis klasik dari Dinasti Ming (1368-1644) menjelaskan bahwa plasenta sangat bergizi dan mampu membuat orang jadi panjang umur. Konon, Permaisuri Cixi juga telah mengkonsumsi sup ini secara rutin agar awet muda.

Belakangan ini, fenomena sup plasenta bayi kembali menjadi tren di China. Banyak para orangtua memutuskan untuk mengambil plasenta anaknya yang baru lahir dari pihak rumah sakit untuk diolah jadi sup. Di rumah sakit bersalin di Kota Nanjing sebanyak 10 persen pasien memutuskan untuk mengambil plasenta anaknya untuk diolah sendiri.

Di China sendiri penjualan organ tubuh manusia sudah dilarang keras. Namun tetap masih ada beberapa obat yang beredar di pasaran dan berbahan plasenta bayi. “Ini adalah tonik untuk memperkuat qi dan memperkaya darah,” kilah tabib di Shanghai yang menjual obat tersebut.

Belakangan ini pasar penjualan plasenta anak semakin luas. Bahkan berkembang ke pasar gelap di beberapa kota seperti di selatan Kota Guangzhou. Plasenta diperjual belikan secara ilegal dengan haraga 20 yuan atau US$ 2. Praktek curang ini dilakukan oleh para perawat rumah sakit bersalin.

Sementara di timur Kota Jinan, pasar ilegal memberikan harga yang lebih tinggi yakni 300 yuan per plasenta. Sama seperti di Kota Guangzhou, pasokan plasenta ini berasal dari rumah sakit bersalin daerah setempat.

Bulan lalu, pasar ilegal plasenta mulai menembus pasar international. Sebanyak 17.000 kapsul dari China yang berisi daging bubuk bayi yang mati disita di Korea Selatan. Seorang pengamat hukum di China mendesak pemerintahnya untuk segera menertibkan pasar plasenta ilegal ini.

Jika mengkonsumsi plasenta, itu artinya mengkonsumsi tubuh manusia. Bagaimana apakah kamu berani coba? :)

Comment di sini