Jokowi Copot Spanduk Pilkada di Megaria

by
June 25th, 2012 at 6:36 pm

JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto

Salah satu calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau akrab dipanggil Jokowi mengawali kampanyenya dengan ‘membersihkan’ Jakarta. Ia yang sejak awal tidak ingin mengotori kota Jakarta melakukan aksi sweeping dan mencopoti semua spanduk timnya.

Sejak awal Jokowi berkomitmen tidak akan mengotori kota Jakarta dengan atribut kampanye seperti sapnduk, stiker, dan baliho. Itulah sebabnya di hari awal kampanye Jokowi terjun langsung ke lapangan dan mencopoti sebagian spanduk dirinya yang terpasang di pinggir jalan.

Jokowi mengatakan bahwa ia ingin mengawali pencalonannya dengan baik. Ia juga melarang semua timnya untuk memasang spanduk di taman kota atau jalan-jalan. “Kita mau memulai sesuatu yang baik,” ujar Jokowi.

Hari ini, Senin (25/6/2012) Jokowi telah mencopoti sejumlah atribut kampanye yang berada di depan bioskop Megaria, Jalan Diponegoro, Jakarta. Di lokasi ini spanduk-spanduk para calon Gubernur termasuk spanduk Jokowi terpasang dan menutupi pagar.

Jokowi mengatakan bahwa memasang spanduk seperti itu jelas membuat kota jadi tidak rapih. Namun, Jokowi juga memaklumi kesalahan timnya yang memasang spanduk di Megaria. “Orang kami yang semangat, mereka ikut-ikutan masang di Megaria,” kata Jokowi seperti dikutip dari Kompas, Senin (25/6/2012).

Menurut Jokowi, warga Jakarta sudah bisa memilih calon Gubernur yang baik tanpa harus melihat spanduk. Ia menjelaskan bahwa jumlah spanduk belum bisa menjajikan calon tersebut terpilih jadi Gubernur DKI Jakarta. Ia yakin tim lain juga akan mencopoti spanduk yang mengotori kota Jakarta tersebut.

“Saya memulai ini dan tim lain akan melakukan hal yang sama,” ujar Jokowi.

Jokowi yakin bahwa warga Jakarta sudah menjadi warga yang cerdas. Warga Jakarta akan memilih calon gubernur bukan karena spanduk tapi karena evaluasi visi dan misi dari masing-masing calon Gubernur tersebut.

Untuk kampanye di hari pertama ini Jokowi sudah mencopot sekitar lima spanduk bentang yang terlanjur dipasang oleh timnya di pagar bioskop Megaria. Nantinya semua spanduk dan atribut kampanye yang bergambar dirinya dan Basuki Tjahaja Purnama yang sudah terpasang di ruang publik akan dicopot.

Terhitung sejak 24 Juni 2012 kemarin, para calon Gubernur DKI Jakarta tahun 2012 sudah dibolehkan untuk berkampanye. Para calon juga sempat terlihat dalam adu pendapat di sebuah televisi swasta.

Sudahkah Anda menentukan pilihan untuk pemimpin Jakarta di masa depan?

Comment di sini